TERKINI
TAK BERKATEGORI

Ketika Bupati Sarjani Sedih Melihat Rumah Rakyatnya

SIGLI - Bupati Pidie H. Sarjani Abdulah merasa kaget saat melihat kondisi rumah milik Listiani, 42 tahun, warga Gampong Teungoh Suwiek, Kecamatan Indrajaya, Senin, 25…

MURTI ALI LINGGA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 634×

SIGLI – Bupati Pidie H. Sarjani Abdulah merasa kaget saat melihat kondisi rumah milik Listiani, 42 tahun, warga Gampong Teungoh Suwiek, Kecamatan Indrajaya, Senin, 25 Juli 2016.

Kondisi rumah warga miskin tersebut dinilai tidak layak huni. Atap dan dindingnya bolong-bolong. “Ini membuat saya sedih, melihat rumah milik warga saya yang seperti ini. Bangunan ini tidak tepat kita katakan rumah,” kata Bupati Sarjani.

Rumah itu dihuni Lustiani bersama tiga anaknya, sejak ditinggal suaminya tujuh tahun silam. Suaminya, Anwar, pergi dari rumah dan kini dilaporkan sudah kawin dengan perempuan lain.

Pengakuan Lustiani, rumah itu hanya digunakan untuk tempat memasak makanan saja. Untuk tidur, dia menumpang di rumah warga lain. Karena selain tidak ada atap, juga tanpa tempat tidur, dan hanya berlantai tanah.

Bupati Sarjani berjanji akan membangun rumah untuk Listiani dalam tahun ini. Menurut bupati, tidak mungkin membiarkan Listiani beserta anaknya bertempat tinggal beratap langit dan berlantai tanah.

“Ibu bersabar saja, dan jangan lupa salat serta berdoa. Insya Allah, tahun ini kita akan bangun rumah layak huni untuk ibu dan keluarga,” janji Sarjani sembari menyerahkan bantuan sembako, selimut dan perangkat salat kepada Listiani.

Selain rumah Listiani, Bupati Sarjani juga melihat sejumlah rumah warga miskin lainnya di Gampong Masjid Suwiek. Di gampong tersebut terdapat beberapa rumah yang dinilai perlu menjadi prioritas untuk segera dibangun.

Bupati Sarjani meminta dinas terkait pembangunan rumah duafa agar membangun secara benar dan tepat sasaran. Karena, menurutnya, selama ini banyak bangunan rumah duafa belum tepat sasaran. Sehingga ada keluarga duafa yang seharusnya mendapat bantuan, tetapi luput dari perhatian.

“Kita minta dinas terkait, baik Dinas Sosial dalam hal pendataan maupun Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) untuk benar-benar selektif dan membangun dulu bagi warga sangat butuh,” kata Bupati Sarjani.[]

MURTI ALI LINGGA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar