TERKINI
TAK BERKATEGORI

KIP: Keberlanjutan Perdamaian Aceh Lebih Penting

LHOKSEUMAWE - Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridwan Hadi mengatakan, Pilkada 2017 mendatang diharapkan bukan persoalan siapa yang menang ataupun kalah. Namun utamanya adalah…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 547×

LHOKSEUMAWE – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Ridwan Hadi mengatakan, Pilkada 2017 mendatang diharapkan bukan persoalan siapa yang menang ataupun kalah. Namun utamanya adalah bagaimana keberlanjutan perdamaian Aceh tetap terus berlanjut.

“Bukan soal siapa yang menang atau yang kalah, ada persoalan yang lebih utama lagi yakni keberlanjutan perdamaian Aceh yang telah berjalan selama ini,” kata Ridwan Hadi, usai menghadiri pelantikan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Lhokseumawe, Selasa 19 Juli 2016.

Tak hanya itu, ikut sertanya partai lokal di Aceh pastinya ada aturan-aturan khusus yang harus dikedepankan di dalam mengajukan calon. Pastinya ada beberapa hal bertolak belakang dengan ketentuan undang-undang di tingkat nasional. Dengan demikian, berbagai isu juga menyebar seperti konflik regulasi dan sebagainya. Padahal azas hukum sudah jelas, Aceh mempunyai lex specialis.

“Untuk tata cara pencalonan itu sama semuanya, baik itu untuk waktunya dan juga tata caranya. Hanya saja untuk Aceh, bagaimana persyaratan yang harus dipenuhi untuk calon itu yang berbeda,” kata Ridwan.

Ridwan menjelaskan, jika calon perseorangan di provinsi lain, mereka mengambil persentasenya berdasarkan jumlah penduduk dan pemilih. Di Aceh, acuannya 3 persen dari jumlah penduduk yang tersebar di 50 persen kabupaten/ kota.[](tyb)

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar