SIGLI – Satu unit rumah permanen milik Yani (29) warga Gampong Mancang, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie musnah terbakar, Kamis 14 Juli 2016 sekira pukul 15:20 wib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian ditaksir mencapai Rp 150 juta.
Informasi yang dikumpulkan dilapangan, penyebab kebakaran ada dua versi, pengakuan korban Yani akibat konslet listrik yang menyambar minyak tanah dalam jirigen. Ada juga diduga akibat api rokok yang menyambar minyak dan tabung gas. Karena rumah itu selain sebagai tempat tinggal juga dimanfaatkan sebagai kios yang menjual barang klontong, minyak dan gas elpiji.
Kapolres Pidie AKBP Muhammad Ali Khadafi, Sik melalui Kabag Op, Kompol Apriadi kepada wartawan mengatakan, penyebab kebakaran berdasarkan pengakuan Yani, berasal dari konslet listrik yang menyambar jirigen berisi minyak tanah.
“Awalnya Yani, mengisi minyak tanah dari jiregen besar ke jiregen kecil untuk membawa ke tambak. Lalu, Yani masuk kamar ganti baju, begitu dia keluar dilihat konslet aliran listrik menyambar jirigen minyak dan langsung terbakar,” kata Kabag Op.
Dia langsung memanggil istrinya yang sedang mandi untuk segera keluar, sedang api terus membesar. Warga segera memadamkan api dengan peralatan apa adanya.