SUBULUSSALAM Pelleng, makanan khas suku Pakpak yang berdomisili di Kota Subulussalam. Saat ini makanan berwarna kuning tersebut disukai semua kalangan di Subulussalam.
Pelleng biasanya disajikan pada waktu tertentu seperti acara syukuran, kenduri sunat rasul, pesta perkawinan, dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan adat.
Namun terkadang ada juga warga memasak makanan tradisional itu pada hari biasa dan mengundang sanak saudara mereka datang ke rumah untuk makan bersama.
“Kalau dulu masakan Pelleng ini hanya hari tertentu seperti penyambutan raja dan acara adat di kampong, sekarang kapan suka, ya, masak aja,” kata warga Subulussalam, Fadli Sambo kepada portalsatu.com, Jumat, 8 Juli 2016.
Sebenarnya manfaatnya dengan nasi putih biasa sama saja. Hanya saja cara pengelohan berbeda sehingga terasa lebih nikmat dan menggugah selera saat mencicipinya. Apalagi mereka yang sudah terbiasa dengan makanan itu.
Pelleng terbuat dari beras putih dimasak lebih lunak dari nasi biasa, lalu dihaluskan menggunakan cobek (ulekan). Siapkan asam cikala dan bumbu lainnya seperti kunyit hingga warnanya berubah jadi kuning.