LHOKSEUMAWE Sebanyak 68 geuchik di Kota Lhokseumawe mengikuti sosialisasi pembentukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam pemilihan Walikota dan Wakil Wakil Lhokseumawe tahun 2017 mendatang…
LHOKSEUMAWE Sebanyak 68 geuchik di Kota Lhokseumawe mengikuti sosialisasi pembentukan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam pemilihan Walikota dan Wakil Wakil Lhokseumawe tahun 2017 mendatang oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe, Senin 20 Juni 2016 di Gedung Hasby Ash Shiddiqie.
Ketua KIP Kota Lhokseumawe, Syahrir M.Daud yang akrab disapa Tengku Matang, dalam acara tersebut meminta kepada seluruh geuchik agar dapat merekomendasikan para pemuda untuk Panitia Pemungutan Suara (PPS). Para pemuda itu yang mengedepankan integritas dan kejujuran.
Kita sebagai pelaksana pemilu sangat memperhatikan integritas dan kejujuran dari mereka, supaya saat prosesi pemncoblosan potensi kecurangan bisa diminimalisir, demi terwujudnya pemilukada yang adil, jujur, dan bersih, kata Tengku Matang.
Sementara itu Komisioner KIP Abdul Hakim selaku pengarah acara menyebutkan ada tiga materi yang disampaikan dalam sosialisasi itu. Di antaranya tahapan program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Lhokseumawe tahun 2017 yang dipaparkan oleh Dedy Syahputra, S.H.,M.S.I, kemudian pembentukan PPS dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Lhokseumawe oleh Armia M.Nur, SE, dan pencalonan perseorangan dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota oleh Yuswardi Mustafa, S.Ag.M.Kom.I.[]