BANDA ACEH – Ketua Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) FKIP Unsyiah, Dra. Fitriana, M.Si, mengatakan daun ganja bukanlah rempah-rempah yang dipakai sebagai bumbu masakan, khususnya kuliner di Aceh. Hal ini dikatakan Fitriana menyikapi tudingan Dr Khalid Basalamah yang menyebutkan ganja telah lama menjadi bumbu masakan di Aceh dan dikonsumsi oleh banyak orang.
Ia membantah teori Khalid Basalamah yang mengatakan bahwa mayoritas rakyat Aceh memasak makanan dengan menggunakan penyedap daun ganja. Hal tersebut kata Fitriana adalah informasi keliru karena menurut Fitri daun ganja tak pernah ada dalam resep makanan kuliner Aceh.
“Jikapun ada yang pakai itu kan perbuatan oknum bukan dalam artian ganja adalah resep bumbu masak. Jika ada yang mengatakan ganja adalah resep masakan Aceh itu kan mengada-ada,” ucapnya.