BANDA ACEH – Boat ditumpangi etnis Tamil, Srilanka yang terdampar di perairan Lhoknga, Aceh Besar dihuni 40 penumpang mulai anak-anak hingga wanita hamil.
Menurut data, dalam kapal tersebut terdapat lima anak, 22 wanita dan 13 laki-laki. Satu di antara rombongan warga etnis Tamil tersebut dikabarkan sedang hamil.
Muncul dua pendapat terkait dengan hal ini. Pertama atas dasar nama kemanusian, Aceh harus menolong mereka. Kedua, atas nama hukum, Aceh harus mendorong mereka kembali ke laut untuk melanjutkan perjalanan lantaran tujuannya bukan ke Aceh.
Terkait hal tersebut mantan penasehat GAM, Prof. P. Ramasamy menulis surat untuk Pemerintah Aceh. Berikut bunyi surat itu yang diterima portalsatu.com, Kamis 16 Juni 2016.
Surat Terbuka Kepada Pemerintah Aceh
Saya mengucapkan ribuan terima kasih Pemerintah Aceh dan Rakyat Aceh tentang sikap humanis terhadap pelarian etnik Tamil.