TERKINI
OTOMOTIF

Penjelasan Ilmiah Mengapa Muslim di Bumi Utara Berpuasa Sangat Lama

BANDA ACEH - Banyak di antara kita mungkin bertanya-tanya mengapa umat Muslim di belahan bumi utara atau berada di Lintang Utara, seperti Findlandia harus berpuasa…

portalsatu.com Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.7K×

BANDA ACEH – Banyak di antara kita mungkin bertanya-tanya mengapa umat Muslim di belahan bumi utara atau berada di Lintang Utara, seperti Findlandia harus berpuasa sangat panjang di bulan Juni ini. Sebaliknya orang-orang di Lintang Selatan seperti Australia waktu puasanya jauh lebih pendek.

Guru Fisika di SMA N 1 Woyla Barat, Aceh Barat, Muhammad Arif, menjelaskan fenomena ilmiah ini sesuai dengan gejala alam. Bulan Juni kata Arif, terutama tanggal 21 Juni adalah puncak solstis summer bagi bumi di bagian utara.

“Sehingga puasa di bulan Juni akan panjang bagi orang-orang yg tinggal di belahan bumi utara. sebaliknya bulan Juni adalah bulan terpendek puasa bagi orang-orang yg tinggal di lintang selatan,” kata Arif kepada portalsatu.com, Kamis, 15 Juni 2016.

Sementara puncak soltis summer di belahan bumi selatan terjadi pada bulan Desember, puncaknya pada 22 Desember. Sehingga orang-orang yang ada di lintang selatan seperti Australia, Afrika Selatan dan Amerika Latin akan berpuasa lebih lama di bulan ini. Sebaliknya mereka yang mendiami bumi utara menjadi lebih pendek karena waktu siangnya menjadi singkat.

“Puasa yang sama lamanya di seluruh dunia adalah pada bulan Maret atau di bulan September. Karena di bulan Maret dan bulan September terjadi puncak equinox matahari terhadap bumi, terutama tanggal 21 Maret dan 23 September). Pada bulan tersebut seluruh wilayah di bumi mengalami siang dan malam yang nyaris sama yaitu +/- 12 jam siang +/- 12 jam malam,” ujar alumnus FKIP Fisika Unsyiah ini.

Seperti diketahui, negara-negara yang mendiami belahan bumi utara seperti negara-negara Skandinavia misalnya Finlandia, Norwegia dan Swedia, harus menjalani puasa terlama di dunia karena memasuki musim panas dan matahari terbit hingga 21 jam. Masyarakat Muslim di sini harus berpuasa hingga 20 jam.

Sementara negara-negara seperti Australia, Argentina memiliki durasi yang hanya setengahnya saja. Di Australia umat Islam cuma berpuasa 10 jam dan Argentina 9 jam 30 menit.

Soltis summer adalah posisi balik matahari paling miring, saat soltis summer posisi titik matahari paling lama siangnya dan soltis winter puncak posisi matahari paling pendek.[](ihn)

portalsatu.com
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar