BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal meresmikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Islam Terpadu (IT) Insan Madani, di Pango Deah, Ulee Kareng, Banda Aceh, Minggu,29 Mei 2016.
Walikota Banda Aceh Illiza Sa'addudin Djamal dalam sambutannya, mengapresiasi Yayasan Al-Hidayah Nyakman atas terbentuknya PAUD Islam Terpadu Insan Madani.
“Dari namanya saja sudah sesuai visi Banda Aceh, yaitu Madani. Semoga melalui PAUD ini bisa melahirkan anak-anak yang madani,” kata Illiza.
Menurutnya, anak juga merupakan aset terpenting bagi setiap orang tua, dan tahapan pendidikan sesuai usia anak harus benar-benar kita perhatikan. Pada usia 0-5 tahun perlakukan anak kita layaknya ratu dan raja, 7-15 tahun gembleng dengan pendidikan agama, dan pada usia 14-20 tahun jadikan anak kita sebagai seorang sahabat.
Illiza mengatakan, peran utama orang tua dan guru adalah membangun karakter anak yang berakhlakul karimah -berakhlak Al-Quran. Sehingga ketika ia tumbuh dan berkembang bisa menjalankan Syariat Islam secara kaffah.
Pemerintah Kota Banda Aceh, kata Illiza, sangat mengapresiasi kehadiran PAUD binaan Yayasan Al Hidayah Nyakman ini di Banda Aceh. Dengan adanya PAUD IT Islam Terpadu di Gampong Pango Deah ini, maka kini kesembilan gampong di Ulee Kareng telah memiliki PAUD.
Namanya juga sesuai visi Banda Aceh Model Kota Madani. Saya berharap sekolah ini dapat menjadi role model sebagai PAUD berkarakter Al-Quran. Semoga pula mampu mencetak generasi yang saleh dan saleha yang nantinya akan menjadi penerus kepemimpinan di Kota Madani ini. Smart generation for smart people, smart people for smart city.
Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Al-Hidayah Nyakman, Sakhiyah Hidayat mengharapkan dengan berdirinya PAUD ini bisa memberikan kontribusi bagi bangsa.
“Kita tahu investasi terbesar untuk 25 tahun mendatang adalah generasi sekarang atau anak-anak. Jadi kita menyiapkan sumber daya manusia (SDM) untuk 25 tahun ke depan,” kata Sakhiyah.