BANDA ACEH – Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin mengatakan, kuliner Aceh ke depan harus mampu bersaing dengan produk negara lain, dan tentu untuk dapat bersaing yang perlu dilakukan adalah pengemasannya.
“Kuliner Aceh sangat kaya, tinggal bagaimana mengemasnya,” kata Zainal Arifin saaat membuka pelatihan membuat makanan tradisonal Banda Aceh yang digelar Ikatan Boga (IKABOGA) Aceh berkerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh di Queen Coffee, Lampineung, Banda Aceh, Kamis, 24 Mei 2016.
Zainal menyebutkan, untuk dapat bersaing dengan kuliner dari daerah lain, sangat tepat jika para ahli boga mengikuti pelatihan-pelatihan. Ia juga mengingatkan agar jangan hanya berharap imbalan dari pelatihaan, tapi harus bisa menyerap ilmu boga sebanyak-banyaknya.
“Kekayaan kuliner Aceh tidak cukup dengan ilmu tradisional, tetapi padukan kemampuan ilmu kekinian di bidang boga dan pasar. Saat ini kuliner tradisional memang diminati di negara manapun,” ujar Keuchik Zainal, sapaan akrabnya.