TERKINI
NEWS

Ketua DPM IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa: JK Tokoh Kunci Perdamaian Aceh

LANGSA - Pertemuan Forkopimda Aceh dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta guna membahas situasi terkini daerah menjelang Pemilukada 2017, mendapat sorotan dari sejumlah mahasiswa.…

ZULKIFLI ANWAR Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 792×

LANGSA – Pertemuan Forkopimda Aceh dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta guna membahas situasi terkini daerah menjelang Pemilukada 2017, mendapat sorotan dari sejumlah mahasiswa. Salah satunya adalah Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) IAIN Zawiyah Cot Kala Langsa, Hamid.

Hamid mengapresiasi langkah Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menurutnya masih peduli terhadap perkembangan situasi di Aceh, terutama terkait kejelasan status bendera Aceh.

“Kita terus mendesak status bendera Aceh (bintang bulan) harus segera dituntaskan dan mendapat pengakuan secara sah dari pemerintah pusat, karena DPR Aceh dan Pemerintah Aceh sudah mengesahkan Qanun Bendera beberapa tahun lalu sebagai wujud aspirasi masyarakat,” kata Hamid, Jumat, 29 April 2016.

Aktivis mahasiswa Langsa ini mengatakan polemik bendera Aceh yang berkepanjangan juga akan mempengaruhi keamanan dan kestabilan di daerah. Apalagi menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Aceh 2017 mendatang.

“Pemerintah Pusat (Jusuf Kalla) yang merupakan tokoh kunci perdamaian Aceh tentu tahu betul, menyangkut harapan dan keinginan masyarakat Aceh. Termasuk persoalan bendera Aceh,” kata Hamid.

Dia mengharapkan setelah isu bendera selesai, maka tugas Pemerintah Aceh dan DPR Aceh selanjutnya adalah memfokuskan diri kepada kesejahteraan masyarakat. Pasalnya hal tersebut merupakan tugas paling utama.

“Sebenarnya masih banyak tugas Pemerintah Aceh dan DPRA. Apalagi tingkat kesejahteraan rakyat Aceh sama sekali belum dirasakan sepenuhnya, hanya terkesan sibuk mengurus bendera, semoga ini dapat segera selesai,” kata Hamid.[](bna)

ZULKIFLI ANWAR
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar