TERKINI
TAK BERKATEGORI

Mualem Jamu Makan Siang Dubes Arab Saudi, Ini yang Dibahas

BANDA ACEH - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Mustafa Ibrahim Al-Mubaraq melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kawasan di Aceh. Terakhir, Dubes itu mengadakan…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 1.3K×

BANDA ACEH – Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Mustafa Ibrahim Al-Mubaraq melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kawasan di Aceh. Terakhir, Dubes itu mengadakan pertemuan dengan Wakil Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf atau Mualem yang juga Ketua Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA).

Kunjungan Dubes Arab Saudi untuk Indonesia Syekh Mustafa Ibrahim Al-Mubaraq bersama rombongan ke Aceh sejak 27 hingga 29 April 2016. Selesai salat Jumat tadi, Muzakif Manaf menjamu makan siang untuk rombongan Dubes itu di kediamannya. “Jamuan makan siang ini berlangsung dengan akrab,” kata Juru Bicara PA Pusat Adi Laweung melalui keterangan tertulis diterima portalsatu.com.

Adi Laweung menyebut pembicaraan antara Syekh Mustafa dan Muzakir Manaf terlihat sangat akrab, terutama saat Dubes itu menceritakan tentang Sabang yang dikunjungi kemarin. Mustafa menjelaskan, mulanya ia memperkirakan Sabang itu hanya pulau biasa yang tidak ada pesonanya.

“Namun, ternyata pulau ujung barat tersebut sangat eksotis, tentunya akan menjadi destinasi wisatawan jika Pemerintah Aceh dan Sabang dibahani dengan berbagai insfrastruktur dan sarana lainnya,” ujar Mustafa seperti dikutip Adi Laweung.

Mustafa memperkirakan Sabang akan bisa melampaui Bali yang selama ini menjadi tujuan kunjungan wisatawan mancanegara. Selama di Sabang, pihaknya bersama rombongan merasa sangat aman dan damai dengan lingkungan bahari. “Tentunya apa yang kami liat menjadi satu informasi untuk kita sebarluaskan kepada para pengusaha-pengusaha di Arab Saudi, supaya bisa berkunjung dan melakukan investasinya di sana,” katanya.

Di sisi lain, kata Mustafa, pihaknya telah melihat bahwa Sabang satu wilayah pariwisata yang jauh dari narkoba dan perbuatan-perbuatan mungkar lain, termasuk tidak adanya kriminalitas dan masyarakat yang ramah lingkungan.

“Dengan demikian, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, Insya Allah bisa memberikan perhatian dan membantu Pemerintah Aceh ke depan untuk membangun Aceh dan Sabang, baik itu melalui funding maupun langsung dengan Pemerintah Aceh,” ujarnya.

Menyikapi hal itu, Muzakir Manaf berterima kasih kepada Dubes Arab Saudi yang telah mengunjungi Aceh dan upayanya untuk mempromosikan Aceh. “Memang antara Aceh dengan Arab Saudi tidak jauh berbeda, dan memang sudah mempunyai hubungan dari sejak dulu,” kata Muzakir Manaf atau Mualem.

Mualem mensilakan Arab Saudi berinvestasi di Aceh. “Insya Allah, untuk ke depan Sabang tetap akan kita benah dan bangun lebih baik. Sehingga para tamu yang akan berkunjung ke Aceh bisa betah dengan lingkungan yang adem dan nyaman. Sabang memang banyak dikunjungi oleh berbagai pihak selama ini,” ujar Mualem lagi.

Selain Sabang, Mualem melanjutkan, masih banyak destinasi pariwisata di Aceh, antara lain di Simeulue dan Singkil. “Namun, semua ini perlu kita benahi dan bangun fasilitasnya,” katanya.

Di akhir pembicaraan, Mualem juga meminta kepada Dubes Arab Saudi untuk penambahan kuota haji bagi calon jamaah haji asal Aceh.[] (rel)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar