LHOKSUKON – Awalnya sempat tebersit rasa malu ketika mengais isi tong sampah untuk mencari styrofoam atau gabus bekas di pusat Kota Lhoksukon, Aceh Utara. Namun ia tersadar selain dapat menjadi sebuah peluang usaha, apa yang dilakukannya juga bisa mengurangi sampah tak terpakai.
“Ide untuk menjadikan styrofoam menjadi satu karya seni itu muncul setelah saya menguliknya dari internet. Tadinya hanya berniat untuk diri sendiri, namun setelah tetangga berminat muncullah keinginan untuk menjual ke pasaran. Untuk bahan baku awalnya dapat dari tetangga sekitar, setelah habis mulailah saya cari ke Lhoksukon,” kata Zulkarnaini, warga Dusun Cot Girek Lama, Kecamatan Cot Girek, Aceh Utara saat ditemui portalsatu.com, Senin 25 April 2016.
Meski berstatus PNS di SD Negeri 11 Cot Girek, Zulkarnaini mengaku senang bisa mendapat penghasilan tambahan dari menjual kaya seninya. Ia pun memanfaatkan waktu senggangnya untuk mengerjakan pesanan hiasan aquarium tersebut.
Saat ini dia berniat mempekerjakan kerabatnya untuk membantu usahanya. Pasalnya jumlah pesanan yang datang dari Lhoksumawe dan Lhok Nibong, Aceh Timur membuatnya kewalahan. Terlebih dia juga harus mengantar pesanan ke pelanggan dalam jumlah banyak menggunakan becak motor.