TERKINI
TAK BERKATEGORI

Sumur Bor Keluar Semburan Lumpur Berbau Gas di Blang Aman

LHOKSUKON - Sebuah sumur bor yang baru digali warga di Gampong Blang Aman, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara mengeluarkan lumpur berbau gas, Senin 25 April 2016,…

NUSI P SEURUNGKENG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 1.3K×

LHOKSUKON – Sebuah sumur bor yang baru digali warga di Gampong Blang Aman, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara mengeluarkan lumpur berbau gas, Senin 25 April 2016, sekitar pukul 12.00 WIB. Semburan lumpur setinggi 15 meter itu mulai menimbun halaman rumah Sulaiman Thayeb, bahkan bagian dapur rumah mengalami kerusakan.

“Di sini sudah lama kesulitan air bersih, banyak sumur warga telah mengering karena kemarau hingga saya putuskan untuk membuat sumur bor. Saat pekerja melakukan pengeboran di kedalaman 30 meter, tiba-tiba terdengar suara gemuruh hebat dari dasar sumur. Kemudian keluar semburan lumpur berbau gas,” kata Geuchik Blang Aman, Muhammad Thaib kepada portalsatu.com.

Menurutnya, kejadian itu sempat membuat warga sekitar lokasi panik, mengingat ini perdana terjadi di Blang Aman. Ditambah lagi semburan lumpur berbau gas itu seolah terbang mengenai pepohonan di sekitar lokasi, bahkan jauhnya mencapai puluhan meter.

“Saya dan anak-anak sedang berada di dalam rumah, kemudian terdengar seperti ledakan tiga kali dari belakang rumah. Saat saya lihat ternyata keluar lumpur tinggi di udara seperti air mancur dari dalam sumur yang baru dibor. Sontak saya kaget langsung lari bawa anak-anak keluar rumah,” ujar Ti Aji, 40 tahun, istri Sulaiman Thayeb.

Hal itu segera dilaporkan ke geuchik setempat. Beberapa saat kemudian tiba aparat kepolisian, mobil pemadam kebakaran dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara.

“Bagian dapur rumah mengalami kerusakan, bahkan perabotan, halaman, hingga pepohonan telah tertimbun lumpur setebal 30 centimeter. Bukan hanya lumpur, ada juga bebatuan kecil yang terus berterbangan di udara. Kami sangat takut akan hal itu,” ucap Ti Aji.

Kapolres Aceh Utara AKBP Achmadi melalui Kabag Ops AKP Edwin Aldro menyebutkan, agar masyarakat setempat tidak mendekati lokasi, pihaknya telah memasang police line.

“Saat ini sumur itu masih mengeluarkan semburan lumpur, namun sudah sedikit berkurang. Namun demikian kami telah menghubungi Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Aceh Utara. Karena dikhawatirkan akan ada ledakan susulan yang membahayakan, terlebih lagi lumpur itu juga berbau gas,” pungkasnya.

Secara terpisah, M Saman, 59 tahun, warga Gampong Blang Aman mengatakan, sejak puluhan tahun silam warga di sini mengalami kesulitan air bersih. Selama ini banyak warga harus membeli air bersih Rp5 ribu per jeriken untuk minum dan memasak. Sedangkan untuk mandi biasanya warga menggunakan air payau.

“Krisis air bersih ini sudah terjadi sangat lama, tapi tak kunjung ada solusi. Pada akhir 2015 lalu masyarakat Blang Aman pernah menyandera mobil tanki milik PDAM Tirta Mon Pase. Kala itu mobil dilepas setelah pihak PDAM berjanji akan mengairi air ke gampong pada awal 2016. Namun hingga kini janji itu tak kunjung terealisasi,” tutup Saman.[]

NUSI P SEURUNGKENG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar