KOPI bukanlah nama yang asing bagi masyarakat Aceh. Jika Anda berkunjung ke Serambi Mekkah, minum kopi merupakan ritual wajib yang perlu dilakukan. Kopi Aceh memiliki ciri khas tersendiri dalam penyajiannya yaitu dengan cara disaring. Lazimnya disebut kupi sareng. Namun teknik menyaring bukanlah satu-satunya cara penyajian kopi Aceh.
Suguhan berbeda cara menyajikan kopi Aceh bisa dilihat di warung kopi yang terdapat di Kota Idi Rayek, Aceh Timur ini. Nama warungnya pun cukup unik yaitu Kopi Paste. Kopi Paste menyediakan aneka hidangan kopi mulai dari kupi sareng, espresso, sanger dan kupi gampông. Namun di antara semua jenis itu, warung yang baru berusia setengah tahun ini juga menyediakan kopi syphon. Seperti apa cara menyeduhnya?
Kopi syphon disajikan dan diracik sendiri oleh penikmat kopi (pemesan). Saat kita memesan hidangan kopi syphon, pelayan akan membawa seperangkat alat peracik kopi khusus yang disebut Syphon. Alat ini terdiri dari tabung bawah yang berfungsi sebagai wadah untuk mengisi air, dan tabung bagian atas untuk menaruh bubuk kopi. Dilengkapi dengan mesin khusus yang berfungsi untuk memanaskan air di dalam tabung tadi.
Syphon bekerja dengan menggunakan teknik suction yang dihasilkan oleh uap panas . Tekanan ini mengakibatkan aliran air naik ke atas melewati filter dan membasahi kopi dalam proses brewing. Air kopi akan ter-filter dan turun ke bawah karena ketiadaan tekanan manakala sumber pemanasnya dimatikan.
Ketika air mendidih uapnya akan naik dan mengalirkan sari pati dari bubuk kopi ke dalam tabung air. Otomatis air akan berubah menjadi seduhan kopi yang harum dan nikmat. Jika ingin aroma kopinya lebih kuat, kita bisa membakarnya berulang kali sampai aroma kopi yang keluar dirasa cukup.
Jenis bubuk kopi yang diracik adalah Arabika asal Gayo. Meski begitu pelanggan bisa memesan jenis bubuk kopi apa saja tergantung peminat kopi itu sendiri. Cara meracik kopi syphon tidaklah sulit, tapi jika pelanggan belum mengerti caranya pelayan Kopi Paste akan membantunya untuk Anda.
Harga kopi syphon lumayan terjangkau bagi penikmat kopi, di Kopi Paste harganya dipatok Rp 20 ribu pertabung. Satu tabung ini bisa untuk empat sampai lima cangkir kopi porsi kecil. Namun karena alatnya terbatas, pelanggan tidak bisa lama-lama 'bereksperimen' dengan mesin kopi syphone. Pelayan akan segera mengambilnya setelah racikan kopi selesai dan memberikannya kepada pelanggan lain.