TERKINI
TAK BERKATEGORI

Enam Calon Siap Rebut Kursi Ketum PII Aceh

BANDA ACEH - Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh menyelenggarakan kegiatan Konferensi Wilayah (KONWIL) ke- 28 PII Aceh. Kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan moment peringatan…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 3 menit
SUDAH DIBACA 952×

BANDA ACEH – Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh menyelenggarakan kegiatan Konferensi Wilayah (KONWIL) ke- 28 PII Aceh. Kegiatan dilaksanakan bersamaan dengan moment peringatan Hari Bangkit (HARBA) ke 69 PII, dan dipusatkan di Banda Aceh pada 4 – 8 Mei 2016.

“Penetapan PII Banda Aceh sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Wilayah ke 28 diputuskan melalui sidang Dewan Pleno Wilayah (SDPW) PII Aceh yang dilaksanakan pada Maret 2015 di Banda Aceh setelah pencalonan Banda Aceh sebagai tuan rumah penyelenggara KONWIL melalui forum Konferensi Wilayah ke-27 PII Aceh pada tanggal 4-9 Maret 2014 di Meulaboh,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Teuku Riski Aulia Rahmat. 

Menurutnya pemilihan Banda Aceh sebagai lokasi Konferensi Wilayah PII ini karena dinilai strategis dari jangkauan beberapa daerah di Aceh, yang juga ibu kota provinsi. “Dan merupakan bentuk eksisnya anak-anak PII yang didominasi putra-putri Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Sekretaris Panitia, Daniel Yudhi Pratama, memastikan pembukaan kegiatan Konferensi Wilayah (KONWIL) ke- 28 PII Aceh sekaligus Resepsi Hari Bangkit (HARBA ke- 69 PII) dipusatkan di Anjong Mon Mata (Komplek Meuligoe Gubernur Aceh) pada 4 Mei 2016 sekitar pukul jam 9.00 WIB. Kegiatan akan dibuka oleh Gubernur Aceh dr. H. Zaini Abdullah.

“Sebelum dilaksanakan pembukaan acara, juga dilaksanakan pawai pelajar dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) dan Hari Bangkit PII ke- 69,” katanya.

Sementara penginapan peserta dan tempat persidangan konferensi dipusatkan di wisma Uptd. PPMG Wilayah I Banda Aceh Dinas Pendidikan Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari yang dihadiri oleh perwakilan pengurus PII se- Aceh dengan jumlah peserta 320 orang.

Sementara Ketua Steering Committee KONWIL ke- 28 PII Aceh, Zulfitra Aj, mengatakan konferensi merupakan forum pengambilan keputusan organisasi. “Di dalamnya laporan pertanggung lawaban (LPJ) kepengurusan, perancangan program kerja serta pemilihan imamah (ketua umum) PII Aceh periode 2016-2018,” kata Zulfitra.

Dengan berlangsungnya konferensi ini diharapkan pemimpin terpilih ke depan mampu mengawal dengan baik visi dan misi Pll, “sehingga existensi Pll di Aceh dapat terkawal dengan baik, sesuai berjalan seperti yang kita harapkan.”

Sementara masing-masing peserta dari daerah seluruh Aceh sudah menyiapkan beberapa calon yang akan diusung menjadi kandidat Ketua Umum PW PII Aceh ke depan. Beberapa kader PII yang sudah menyatakan siap untuk memegang amanah menjadi tampuk pimpinan di organisasi tersebut diantaranya, Ikhsan Azhar (Mantan Ketua Umum PD PII Aceh Barat), Ibnu Rahmat (Ketua Korps Intruktur PII Aceh / berasal dari Aceh Utara), Teuku Riski Aulia Rahmat (Wakil Sekretaris Umum PW PII Aceh), Maulana Pratama (Ketua II PW PII Aceh saat ini), Fajar Andi Saputra (mantan Ketua Umum PD PII Kota Banda Aceh) dan Mukhlas Syahwalad (Mantan Ketua Bidang Dakwah PD PII Perguruan Tinggi Banda Aceh).[](bna)

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar