TERKINI
EKBIS

Kodim 0104/Aceh Timur Terima 20 Unit Traktor dari Kementan

LANGSA - Kementerian Pertanian RI memberikan 20 unit hand tractor (traktor tangan) kepada Kodim 0104/Aceh Timur. Bantuan tersebut tiba di Makodim setempat yang diangkut dengan…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 596×

LANGSA – Kementerian Pertanian RI memberikan 20 unit hand tractor (traktor tangan) kepada Kodim 0104/Aceh Timur. Bantuan tersebut tiba di Makodim setempat yang diangkut dengan dengan truk hari ini, Rabu, 20 April 2016.

Bantuan Alsintan (alat mesin tani) tersebut diberikan Pemerintah Pusat untuk mendukung tugas para Babinsa Kodim 0104/Aceh Timur dalam menjalankan misi kerja sama antara TNI dengan Kementan, di bidang ketahanan pangan. Selain itu juga untuk membantu mendukung upaya khusus percepatan tanam periode 2106.

“Ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan perekonomian di sektor pangan,” kata Perwira Staf Teritorial Kodim 0104/Aceh Timur Letttu Inf Meswanto saat menerima bantuan tersebut di Makodim 0104/Aceh Timur.

Dengan adanya bantuan ini diharapkan para petani dan Babinsa bisa lebih bersinergi dalam meningkatkan hasil produksi tani secara maksimal.

Sementara itu Dandim 0104/Atim Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar mengatakan, alat-alat pertanian ini akan secepatnya di salurkan oleh Danramil maupun Babinsa kepada para kelompok tani untuk memperlancar proses masa tanam kedua bulan ini.

“Secepatnya kita salurkan ke kelompok tani yang membutuhkan, dan Babinsa sebagai operator harus mampu mengoperasionalkan dan mengajari petani,” kata Dandim.

Beberapa waktu lalu, Kodim 0104/Atim juga telah menerima Alsintan dari Kementan RI, yaitu lima unit alat tanam padi otomatis (rice transplanter) dan lima unit traktor tangan dengan merk dan model ‘Crown Indojarwo’.

Diharapkan, pada musim tanam penyiapan lahan dapat dipersingkat sehingga luas tanam padi bertambah. Apalagi sekarang ini sudah berjalan program cetak sawah jadi biar langsung dimanfaatkan lebih luas lagi, efesiensi waktu dan biaya produksi dan meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan swasemabada pangan khususnya di wilayah Aceh Timur dan Aceh Tamiang,” katanya.[](ihn)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar