TERKINI
TAK BERKATEGORI

Mahasiswa Lae Soraya Tolak Izin Usaha Tambang di Subulussalam

BANDA ACEH - Himpunan Mahasiswa Lae Soraya (HIMALAYA) Kota Subulussalam sore tadi melakukan aksi menolak rencana pembukaan lahan tambang bijih besi milik PT. Organik Semesta…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 749×

BANDA ACEH – Himpunan Mahasiswa Lae Soraya (HIMALAYA) Kota Subulussalam sore tadi melakukan aksi menolak rencana pembukaan lahan tambang bijih besi milik PT. Organik Semesta Subur. Aksi berlangsung di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Selasa, 19 April 2016.

Dalam orasinya mereka menolak perusahaan tersebut beroperasi di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

Koordinator aksi, Muhammad Joni mengatakan, ia dan rekan-rekannya dari Lae Soraya menggelar aksi karena Wali Kota Subulussalam telah mengeluarkan Izin Usaha Pertambangan (IUP) untuk eksplorasi tambang yang akan dioperasikan oleh PT. Organik Semesta Subur.

Dalam orasinya Joni mengatakan, perusahaan-perusahan yang sudah beroperasi di daerah itu sebelumnya tidak ada yang jelas. Namun kini pemerintah malah menambah lagi izin operasi untuk perusahaan lain.

“Pembukaan lahan untuk pertambangan bijih besi ini hanya menimbulkan dampak negatif, dari erosi, pencemaran udara, limbah, dan warga sekitar yang punya keahlian di bagian itu bukannya dipekerjakan melainkan hanya jadi tukang bersih-bersih (seperti) di PT-PT yang sudah ada, itu kan sangat kita sayangkan,” kata Joni dalam orasinya.

Joni berharap, pemerintah menuntaskan terlebih dahulu perusahaan tambang yang ada di Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam.

“Jangan karena kepentingan politik sehingga pemerintah dengan mudahnya memberi izin. Kami berharap Izin Usaha Pertambangan segera dicabut. Karena perusahaan yang sudah ada saja tidak jelas, kenapa harus ditambah lagi,” katanya mempertanyakan.[](ihn)

Laporan Ramadhan

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar