Pemerintah Dirikan BSI, Muhammadiyah Gagas BSM

JAKARTA (Sumatrapost.com) – Muhammadiyah akan menarik dana dari bank BUMN hasil merger, Bank Syariah Indonesia (BSI). Rencananya, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia itu akan membuat bank syariah sendiri.

Anggota Tim 20 Inisiator Bank Syariah Muhammadiyah, Arifuddin mengatakan, sebagian besar warga Muhammadiyah meminta pembentukan bank syariah tersebut diputuskan dalam muktamar organisasi yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan itu.

“90 persen dari mereka dengan tegas meminta kepada PP Muhammadiyah dalam Muktamar yang ke-48 di Solo Jawa Tengah merekomendasikan Bank Syariah Muhammadiyah,” katanya, Jumat (25/12/2020).

Fakta tersebut, kata Arifuddin berdasarkan survei yang digelar terhadap 3.620 responden warga Muhammadiyah. Rentang usia responden mulai dari kelahiran tahun 1940 hingga 2000 yang berasal dari Aceh hingga Papua, termasuk luar negeri seperti Jepang.

“78,4 persen responden adalah warga Muhammadiyah yang aktif dalam organisasi otonom (ortom), organisasi di luar ortom, maupun lembaga dan majelis di lingkungan persyarikatan. Sedangkan sisanya adalah simpatisan dan masyarakat umum,” katanya.

Soal bentuk kelembagaanya, sebanyak 90 persen responden setuju berbentuk bank. Lalu, 21,2 persen setuju adanya BPR Syariah, dan 17,3 persen Baitul Maal wa Tamwil (BMT).

Artikel ini sudah terbit hari ini, Jumat 25 Desember 2020 di Inews.id dengan judul “Muhammadiyah Akan Buka Bank Syariah Sendiri”. (Red/Saiful Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *