BANDA ACEH – Sebanyak 94 pengungsi Rohingya batal dievakuasi ke daratan dan sekarang masih di laut di atas kapal milik nelayan Aceh. Mereka tak diizinkan merapat ke daratan lantaran siatuasi sedang wabah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).
Setelah ditarik masuk ke perairan Aceh Utata oleh nelayan setempat, puluhan pengungsi Rohingya itu diberikan masker dan makanan serta dilakukan pemeriksaan kepada mereka di laut di atas kapal milik nelayan di sana.
“Kondisi mereka sekarang masih di laut dekat tepi pantai sekitar 1 mil ke Lhokseumawe 1 mil ke daerah Bayu (Syamtalira Bayu, Aceh Utara). Jadi orang itu masih di boat,” kata Panglima Laot Aceh Utara, M. Hasan, saat dikonfirmasi, Kamis, 25 Juni 2020.
Saat ini, sebut Hasan, para pengungsi berada di bawah koordinasi Dandim, Kapolres Aceh Utara dan Kapolres Lhokseumawe. Terkait evakuasi, Hasan menyebutkan sedang berkoordinasi dengan pihak UNHCR, mengingat sedang pandemi Covid-19.
“Mungkin dihubungi UNHCR dulu. Masa orang lain bisa masuk sedangkan orang Aceh sendiri dari Medan dan Jakarta tidak bisa balik,” ujarnya.