TERKINI
NASIONAL

Diduga Tak Layani Pasien, Ombudsman Sidak Rumah Sakit Ibu dan Anak

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata dokter spesialis onkology melayani pasien di ruangan lain, karena AC di ruang poli onkology rusak.

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 272×

BANDA ACEH — Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh, Rabu sore, 24 Juni 2020 melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Banda Aceh. Sidak yang dipimpin langsung Kepala Ombusdman Aceh, Dr Taqwaddin itu dilakukan setelah Ombsdman mendapat informasi bahwa rumah sakit plat merah itu tidak melayani pasien.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat, bahwa dokter spesialis onkology tidak melayani pasien. Mendapatkan laporan tersebut kami langsung sidak ke lokasi untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat,”  ungkap Taqwaddin.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata dokter spesialis onkology melayani pasien di ruangan lain, karena air conditioner (AC) di ruang poli onkology rusak. “AC di ruangan poli onkology tidak hidup, sehingga harus pindah ruang, bukan tidak melayani,” jelas Taqwaddin.

Taqwaddin berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal walau dimasa pendemi, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Ia juga berharap agar AC di ruang poli onkology itu segera diperbaiki.

Menanggapi hal itu Wakil Direktur RSIA, Ichwanul Fitri yang menerima Tim Sidak Ombusdman menjelaskan, AC dalam ruangan tersebut akan segera diperbaiki demi kenyamanan tenaga medis dan pasien yang berobat.

“Kami akan segera memperbaiki AC tersebut, selama ini terkendala dengan refocusing anggaran selama pandemi Covid-19. Insyaallah besok akan kami pasang AC baru demi kenyamanan pasien dan para medis yang bertugas di ruang itu,” ujarnya.

Sementara itu dr Ismed satu-satunya spesialis onkology di RSIA mengatakan,  pelayanan kepada pasien tetap berjalan tanpa mengabaikan hak pasien, tapi dilakukan di ruangan lain, karena ruangan tersebut suasananya sangat panas.

“Kita tetap melayani pasien seperti biasa, tapi kita pinjam ruang poli lain. Karena ruang poli onkology AC tidak hidup, sehingga kondisinya sangat panas,”  ungkapnya.[rilis]

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar