TERKINI
NASIONAL

DLHK Sebut Kasus Ribuan Ikan Mati di Sungai Longkib Menunggu Hasil Uji Laboratorium

SUBULUSSALAM - Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Subulussalam, Abdul Rahman Ali, mengatakan terkait perkembangan penanganan kasus ikan mabuk dan mati massal…

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 577×

SUBULUSSALAM – Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Subulussalam, Abdul Rahman Ali, mengatakan terkait perkembangan penanganan kasus ikan mabuk dan mati massal di Sungai Longkib menunggu hasil uji laboratorium.

Pihak DLHK bersama Polres Subulussalam telah turun ke lokasi dan mengambil sampel air tawar untuk menyelidiki penyebab ratusan ribu ikan mabuk massal hingga mati di Sungai Longkib beberapa hari lalu. Sample air tersebut telah dibawa ke Medan, Sumatera Utara, untuk diperiksa di laboratorium.

“Penanganan kasus ikan mati di Sungai Longkib DLHK dengan pihak Polres Subulussalam sudah turun ke lokasi kejadian mengambil sampel air dan ikan yang mati untuk diperiksa di laboratorium,” kata Abdul Rahman Ali kepada portalsatu.com, Minggu, 21 Juni 2020.

Hal itu disampaikan DLHK terkait perkembangan penanganan kasus ratusan ribu ikan mabuk dan mati massal di Sungai Longkib, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam pada Selasa, 16 Juni lalu.

Saat ini, kata Ali penggilan akrabnya, sampel air telah berada di Medan langsung dibawa tim dari Polres Subulussalam didampingi satu orang staf dari DLHK Kota Subulussalam. Karena itu, Abdul Rahman Ali meminta masyarakat bersabar menunggu hasil laboratorium baru keluar selama 14 hari, untuk memastikan apakah ikan mati akibat sungai tercemar limbah atau tidak.[]

Helmi Abu Bakar El-Langkawi
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar