SUBULUSSALAM – Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Subulussalam, Abdul Rahman Ali, mengatakan terkait perkembangan penanganan kasus ikan mabuk dan mati massal di Sungai Longkib menunggu hasil uji laboratorium.
Pihak DLHK bersama Polres Subulussalam telah turun ke lokasi dan mengambil sampel air tawar untuk menyelidiki penyebab ratusan ribu ikan mabuk massal hingga mati di Sungai Longkib beberapa hari lalu. Sample air tersebut telah dibawa ke Medan, Sumatera Utara, untuk diperiksa di laboratorium.
“Penanganan kasus ikan mati di Sungai Longkib DLHK dengan pihak Polres Subulussalam sudah turun ke lokasi kejadian mengambil sampel air dan ikan yang mati untuk diperiksa di laboratorium,” kata Abdul Rahman Ali kepada portalsatu.com, Minggu, 21 Juni 2020.