SUBULUSSALAM - Penjaga makam Ali Akbar dan Imam Kampong Oboh, Khalid Ujung mengatakan wisata religi Makam Syekh Hamzah Fansuri yang ada di desa mereka memikat…
SUBULUSSALAM – Penjaga makam Ali Akbar dan Imam Kampong Oboh, Khalid Ujung mengatakan wisata religi Makam Syekh Hamzah Fansuri yang ada di desa mereka memikat banyak pengunjung tidak hanya dari Aceh tapi juga mancanegara.
Terlebih pasca pemugaran Kompleks Makam Ulama Kharismatik Aceh itu, saban hari peziarah datang ke sana untuk mengenal lebih jauh sosok tokoh sufi tersebut. Umumnya, pengunjung banyak dari Aceh dari sejumlah kab/kota yang ada di Bumi Serambi Mekkah.
Namun tak jarang juga banyak warga luar daerah seperti masyarakat Padang, Sumatera Barat, Medan Sumatera Utara dan masyarakat dari Jawa juga banyak yang berkunjung ke Makam Syekh Hamzah.
Menurut Khalid Ujung, banyaknya pengunjung berziarah ke sana, karena sosok Syekh Hamzah Fansuri memang sudah dikenal seantero Indonesia bahkan hingga ke dunia Internasional.

Dari mancanegara, Khalid Ujung menyebutkan sejumlah masyarakat luar negeri telah sampai ke Oboh berziarah ke Makam Syekh Hamzah seperti dari Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Kairo Mesir, Jepang dan Kanada.
“Oboh ini selalu ramai karena banyak peziarah yang datang kemari, tidak hanya dari Aceh, masyarakat Jawa juga, bahkan dari luar negeri,” kata Khalid Ujung.
Kedatangan peziarah ke sana, selain untuk melihat Makam Syekh Hamzah Fansuri, mereka juga salat dan baca Yasin di gedung utama yang berbentuk masjid di dalamnya ada Makam Syekh Hamzah, istri dan anaknya serta martua dan sahabat-sahabat Syekh Hamzah Fansuri. Selesai salat dan baca yasin mereka lalu pulang, meninggalkan kompleks makam.
Namun ada juga satu dua orang, pengunjung bertahan di dalam bangunan berbentuk masjid itu, sampai seminggu lamanya tidak makan dan minum, khusus beribadah di Makam Syekh Hamzah.
“Ada yang sampai satu Minggu di situ saja, nggak ada makam dan nak minum,” kata Ali Akbar penjaga makam.[]