Karya: Taufik Sentana
Dalam kelambu malam yang rumit
orang orang menahan kantuk.
Mengutuk si kantuk
dengan kelam bayang ilusi
dan abtraksi jagad maya.
Tidur adalah bibir kematian
dan kantuk adalah kunci pelarian tubuh
dari selubung materi.
Tapi benda benda dan fantasi
telah mendustai banyak orang.
Orang orang semakin menahan kantuk
dalam kotak kotak virtual
dan kamar kamar bayangan.
Lalu membungkus isi kepala
dengan kenangan abadi.