PIKIRAN banyak manusia masih terus saja teralokasikan untuk perjuangan mendapatan harta/rezeki. Tenaganyapun banyak sekali dikerahkan untuk pencarian harta. Bumi selalu saja ramai dengan orang berlalu lalang mencari tempat di mana harta atau rezeki berada. Apakah semuanya mendapatkannya?
Mari kita renungkan kesimpulan para guru kehidupan tentang rezeki ini agar kita bisa tepat memposisikan diri. Mari kita pelajari hakikat rezeki itu dan bagaimana caranya ia menjadi milik kita. Sepertinya banyak yang belum paham secara baik atau sudah paham namun lupa dan pura-pura lupa.
Para guru kehidupan berkata: Rezeki itu ada dua macam: Rezeki yang mencarimu dan rezeki yang kamulah yang mencarinya. Rezeki yang mencarimu akan datang sendiri kepadamu alaupun dirimu dalam keadaan lemah. Sementara itu, rezeki yang kamulah yang mencarinya, tidak akan datang kepadamu kecuali dengan upaya/usahamu. Rezeki tipe pertama adalah karunia utama dari Allah. Sementara rezeki tipe kedua adalah bentuk keadilan dari Allah.