TERKINI
NASIONAL

Warning Perpas! Jangan Buat Gaduh, Mari Ciptakan Suasana Sejuk Penuh Kedamaian

SUBULUSSALAM - Persatuan Pemuda dan Pemudi Subulussalam (Perpas) mengajak semua pihak tidak membuat kegaduhan, tapi mari menciptakan suasana sejuk, adem dan kondusif di Bumi Syekh Hamzah…

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 2K×

SUBULUSSALAM – Persatuan Pemuda dan Pemudi Subulussalam (Perpas) mengajak semua pihak tidak membuat kegaduhan, tapi mari menciptakan suasana sejuk, adem dan kondusif di Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini.

“Kami dari Perpas meminta kepada semua pihak untuk tidak membuat gaduh demi kepentingan politik kelompok tertentu. Tapi mari kita sama-sama menjaga dan merawat kondisi kondusif yang sedang kita nikmati sekarang ini,” kata Ketua Perpas, Gusfri Putra Maha Pinem, kepada portalsatu.com, Selasa, 9 Juni 2020, malam.

Pernyataan ini disampaikan Gusfri Putra Maha Pinem setelah mengamati suhu politik di Kota Subulussalam mulai agak memanas sejak seminggu belakangan ini, seperti terpantau di warung-warung kopi dan media sosial.

“Perpas melihat belakang ini suhu politik agak mulai sedikit memanas, karena itu Perpas mengajak semua elemen untuk mendinginkan suasana agar tidak menimbulkan kegaduhan,” ungkap politikus PKPI yang duduk sebagai anggota DPRK Subulussalam ini.

Gusfri mengingatkan siapa saja yang mencoba-coba mengusik kondisi keamanan dan membuat kegaduhan, maka akan berhadapan dengan Perpas. Para pemuda siap turun ke lapangan mengamankan Bumi Syekh Hamzah Fansuri dari kelompok yang mencoba menciptakan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.

“Jangan menimbulkan kegaduhan, beda pandangan politik biasa bahkan bisa jadi penyeimbang agar roda pemerintahan lebih giat. Tapi yang dikritisi jangan berbau ras apalagi SARA, itu sama juga memancing kegaduhan. Mari kita sama-sama memberikan kontribusi nyata dan ide serta saran untuk kota tercinta ini dengan kedamaian untuk mencapai prestasi pembangunan,” ucap Gusfri.

Karena itu, Perpas mengajak dan memohon kepada semua elemen, mulai tokoh politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan sama-sama merawat dan menjaga kondisi daerah yang sangat kondusif ini dan jangan mudah terprovokasi.

“Perpas juga menyanyangkan pernyataan oknum yang menyudutkan tokoh pendiri Kota Subulussalam, mari menghargai jasa perjuangan mereka. Karena lahirnya Kota Subulussalam telah membawa nikmat kepada ribuan masyarakat di Bumi Syekh Hamzah Fansuri ini,” katanya.

Untuk itu, Perpas juga mengajak semua elemen dari berbagai lapisan untuk mendukung program pembangunan yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Subulussalam, agar kota tercinta ini lebih maju dan bisa bersanding dengan kabupaten/kota lainnya di Aceh, termasuk Indonesia.[]

Helmi Abu Bakar El-Langkawi
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar