Sekira 90.000 masjid di sebagian besar wilayah Arab Saudi kembali dibuka untuk pertama kalinya dalam dua bulan setelah kerajaan melonggarkan penguncian Covid-19. Warga Arab Saudi tidak membuang waktu untuk segera memenuhi masjid-masjid untuk melakukan sholat berjamaah.
“Para jamaah bergegas ke rumah Allah untuk melakukan tugas wajib mereka (doa) setelah pembukaan kembali masjid,” kata Kementerian Urusan Islam Arab Saudi di Twitter.
Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan panduan yang harus diikuti para jamaah untuk mencegah penyebaran virus corona. Para jamaah diwajibkan untuk menjaga jarak dua meter di antara shaf, kenakan masker wajah dan untuk membawa sajadah sendiri.
Masjid dibersihkan dan disterilkan oleh otoritas lokal, termasuk Quran dan alas Quran. Kewaspadaan juga telah diambil ketika membuka pintu dan jendela selama waktu sholat dan ketika jamaah memasuki masjid.
Masjid akan dibuka 15 menit sebelum sholat dan akan ditutup 10 menit setelah sholat.
“Perasaan saya tidak bisa dilukiskan. Kami sangat bahagia. Syukurlah kami kembali ke rumah (Nya),” kata Abdulrahman (45) mengatakan kepada kantor berita AFP di Masjid Al-Rajhi.
“Semua tindakan pencegahan telah dilakukan di sini.”