BANDA ACEH — Anggota DPR RI asal Aceh HM Nasir Djamil mendeklarasikan Pemuda Kreatif Anti Narkoba di Gampong Lueng Bata, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Minggu sore, 5 November 2017.
Nasir Djamil dalam sambutannya menyebutkan, tidak kurang dari 30 sampai 40 orang setiap harinya meninggal dunia karena penyalahgunaan narkoba. Oleh karena itu dia mengingatkan persoalan narkoba bukan hanya soal penegakan hukum, akan tetapi juga menjadi ancaman serius bagi bangsa Indonesia.
Bisa kita bayangkan jika puluhan orang setiap harinya mati sia-sia karena narkoba, bagaimana nasib bangsa ini ke depannya, maka saya memberikan apresiasi kepada pemuda Gampong Lueng Bata yang dengan sangat berani mendeklarasikan untuk melawan narkoba, ujar Nasir.
Selain itu, Nasir mengajak semua pihak untuk ambil peran dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Aceh, karena tugas ini kata Nasir, bukan hanya menjadi tanggung jawab BNN semata.
Apalagi pemuda yang merupakan penentu masa depan gampong, masa depan kota dan negara kita ini, maka saya berharap agar deklarasi ini juga berlanjut ke gampong-gampong lain, sehingga Banda Aceh akan menjadi percontohan untuk pemberantasan narkoba, lanjutnya lagi.
Anggota Fraksi PKS DPR RI ini juga mengharapkan kepada pihak BNN agar dalam melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dilakukan lebih kreatif, sehingga masyarakat mudah menerima dan menyerapnya.
Sekarang ini narkoba menyerang siapa saja, sudah tidak mengenal lagi siapa dia, mulai dari tukang becak, pelajar, mahasiswa bahkan sampai kepada pejabat negara. Dengan demikian BNN juga juga harus lebih kreatif dalam melakukan pendekatan dan pencegahannya, ujarnya.