BANDA ACEH – Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), Marzuki Daham, menyebutkan klaim Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terkait adanya cadangan migas yang besar di Simeulue, Aceh, masih sebatas dugaan. Menurutnya hasil penelitian itu masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.
“Saya pikir ini baru dugaan dan masih perlu pembuktian dengan kegiatan eksplorasi yang intensive. Issue ini juga bukan baru, sudah sejak 2008, kita sudah dengar ini,” ujar Marzuki Daham menjawab portalsatu.com, Jumat, 3 November 2017 malam.
Dia berharap ada perusahaan Migas yang interest untuk mengeksplorasi dugaan adanya cadangan Migas di Blok Simeulue. Apalagi tidak ada yang mampu menjamin keberadaan cadangan Migas di Simeulue jika belum dieksplorasi.
“Kalau belum dibor, tidak akan pernah kita tahu apa isinya, (apakah) migas, CO2, H2S, atau air. Apalagi untuk mengetahui jumlahnya,” kata Marzuki Daham.