BANDA ACEH – Ketua Peusaba Mawardi Usman mengharapkan agar pemerintah dapat melibatkan tim internasional dalam penelitian di Gampong Pande dan sekitarnya. Sebab menurutnya sudah lama wacana batu nisan Aceh didaftarkan pada UNESCO, tetapi hingga kini belum terealisasi.
“Dengan adanya tim internasional ini, maka akan menjawab teka-teki pemindahan ibukota Kesultanan Aceh pada tahun 1296 dari Gampong Pande Darul Makmur ke Darod Donya,” kata Mawardi.
Dia mengatakan penelitian ini harus bersifat menyeluruh dalam memetakan kota tua Gampong Pande hingga Peuniti Darod Donya. Selain itu, Peusaba mengharapkan dengan adanya tim ini juga dapat meneliti berapa kali sebenarnya tsunami raksasa menghantam Aceh.