COX'S BAZAR – Badan pengungsi PBB melaporkan, setidaknya empat pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari kekerasan di Myanmar, tewas Selasa pagi ketika kapal mereka terbalik di Teluk Benggala didekat pantai selatan negara tetangga Bangladesh.
Juru bicara UNHCR, Babar Baloch mengatakan, 42 anggota dari enam keluarga, termasuk pria, wanita dan anak-anak, berada di atas kapal yang naas itu, ketika menghadapi laut bergelombang dahsyat, saat mendekati pantai. Pekerja bantuan dan mitra PBB di lapangan dilaporkan bergegas ke tempat kejadian untuk memberi bantuan medis, makanan, selimut dan pakaian kepada korban yang selamat.
“Perahu itu dilanda ombak besar dan akhirnya terbalik, orang-orang terjebak di bawahnya. Beberapa terluka ketika terlempar ke mesin. Seorang anak laki-laki berusia 15 tahun meninggal di tempat. Secara keseluruhan, 22 orang yang terluka dilarikan ke rumah sakit dan klinik LSM, namun tiga dilaporkan meninggal dalam perjalanan,” kata Baloch.