BANDA ACEH — Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi mengatakan, Aceh Musik Festival bakal dijadikan sebagai agenda tahunan untuk menggali dan merawat tradisi Aceh melalui musik etnik.
Hal itu disampaikan Reza kepada sejumlah wartawan usai acara berlangsung di AAC Dayan Dawood Unsyiah pada Sabtu malam, 28 Oktober 2017.
“Penampilan para musisi kita sangat berbakat, mampu mengembangkan seni yang berakar dari tradisi menjadi sesuatu musik yang sangat menarik, sangat baik sehingga kita yakin ini akan terus berkembang,” katanya.
Ia berharap ajang ini bisa dilakukan lagi dengan konsep yang lebih baik. Dengan harapan ke depan para pesertanya bisa lebih banyak, sehingga karya yang ditampilkan juga banyak dan beragam.
“Mengangkat nilai tradisi, sebagai bagian upaya pengembangan nilai tradisi, acara ini perlu dirawat supaya menjadi acara yang memiliki nilai yang kuat, yang memang akan dimainkan oleh seniman dan masyarakat, ini bukan hanya yang pertama, tapi ini akan terus berlanjut,” katanya.