TERKINI
HUKUM

Satpol PP dan WH Tindak Pelanggar Qanun Busana Muslim

BANDA ACEH - Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh dibantu pihak kepolisian dan polisi militer, menindak lebih kurang 34…

SIRAJUL MUNIR Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 984×

BANDA ACEH – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh dibantu pihak kepolisian dan polisi militer, menindak lebih kurang 34 orang warga yang melanggar qanun busana muslim, saat razia di Jalan Teuku Umar, di depan Gedung Taman Budaya, Banda Aceh, Kamis, 26 Oktober 2017.

“Kini ada gejala terbaru, di mana masyarakat kita dengan gaya westernisasi atau ke barat-baratan. Sebenarnya itu melanggar aturan syariat Islam terutama kita yang ada di Aceh,” kata Plt Kasi Operasi dan Pengawasan Syariat Islam Satpol PP dan WH Aceh, Nasrul Miadi.

Melalui media operasi seperti ini, dikatakan Nasrul, sebagai bentuk menghimbau, mengajak dan teguran, serta menyuruh masyarakat muslim, ketika berada di ruang publik atau umum, harus disesuaikan pakaiannya. 

“Bagi perempuan harus menutup seluruh tubuh, dengan menyisakan muka dan telapak tangan, tidak membentuk lekuk tubuh maupun tipis, serta berbahan halal. Ini yang harus kita jaga,” ujarnya.

Imbauan tersebut juga berlaku bagi non-muslim yang tinggal di Aceh. “Lalu bagaimana dengan yang non-muslim, tinggal disesuaikan saja. Karena perintah undang-undang seperti itu, dan qanun juga,” ungkapnya. 

“Menyesuaikan di situ dalam arti menghormati penyelenggaraan syariat Islam di Aceh,” katanya lagi.

Adapun dalam operasi tersebut, Satpol PP dan WH membagikan para pelanggar qanun busana muslim, berupa jilbab serta sarung.

“Ini merupakan bentuk 'menyentuh' pribadi bersangkutan, menegur, agar tidak memakai pakaian seperti ini lagi di ruang publik,” kata Nasrul.

Nasrul mengatakan jumlah pelanggar syariat Islam di tempat tersebut menurun jika dibandingkan beberapa bulan lalu.

“Kita lihat, biasanya dalam waktu seperti ini biasanya mencapai 50 orang. Namun, kali ini baru sekitar 34 orang,” katanya.[]

SIRAJUL MUNIR
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar