BANDA ACEH -- Dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUZA Banda Aceh dr. Sarah Ika Nainggolan Sp. OG (K) mengatakan, kanker mulut rahim (serviks) dan kanker…
BANDA ACEH — Dokter spesialis obstetri dan ginekologi RSUZA Banda Aceh dr. Sarah Ika Nainggolan Sp. OG (K) mengatakan, kanker mulut rahim (serviks) dan kanker payudara merupakan penyebab kematian terbesar bagi perempuan. Minimnya pengetahuan tentang penyakit ini kata dia, menyebabkan pasien terlambat mengetahui sehingga terlambat mendapatkan penanganan.
Ia mengimbau agar kaum hawa melakukan deteksi dini kedua penyakit ini dengan IVA tes dan papsmear.
“Karena mendeteksi ini adalah orang sehat, kemudian datang tanpa gejala, lalu memeriksakan, dan nanti akan ketahuan hasilnya, positif atau negatif,” ungkap dr. Sarah kepada portalsatu.com, Senin, 23 Oktober 2017.
Langkah mendeteksi dini lebih baik untuk mengurangi gejala resiko berat yang akan terjadi, sehingga dapat ditangani dengan segera. Sebab, jika sudah terkena gejala, maka akan susah menanganinya.
Adapun beberapa gejala yang ditimbulkan dari kanker serviks kata dia, berupa haid yang keluar dari siklusnya.
“Lalu yang paling khas adalah pendarahan pascasenggama (pasca berhubungan suami istri), terus keputihan yang berbau dan terus-menerus, lalu kalau sudah stadium lanjut biasanya susah buang air kecil dan nyeri pinggang,” jelasnya.
“Kalau yang masih baru tidak ada gejalanya,” jelasnya lagi.
Penyakit ini kata dr. Sarah, disebabkan oleh beberapa faktor yang ditularkan, seperti 80 persen melalui hubungan suami istri dan 20 persen melalui fasilitas umum, seperti WC (kamar kecil), duduk sembarangan di tempat-tempat seperti terminal, kemudian tidak cuci tangan, tidak bersih, dan rokok, serta menikah muda di bawah usia 20 tahun.
“Kanker serviks itu disebabkan karena ditularkan bukan diturunkan. Jadi tidak ada hubungannya dengan keturunan,” jelas dr. Sarah.
“Menikah usia muda (di bawah 20 tahun) kenapa? Karena otot-otot atau sel-sel yang ada di serviks itu masih belum matang. Sehingga ketika terpapar dia berubah sifatnya, lebih keganasan,” jelasnya lagi.
Rokok menjadi salah satu penyebab dikarenakan radikal bebas yang dapat mengubah sel. Kemudian berhubungan seksual berganti-ganti pasangan juga bisa menjadi salah satu penyebabnya.
Cara mencegah penyebaran kanker serviks dan kanker payudara bisa dilakukan dengan menjaga diri sendiri, biasakan hidup bersih mulai dari mencuci tangan, membawa air mineral ketika buang air di toilet umum, dan membersihkan tempat duduk yang akan diduduki.
“Hal ini karena penyebarannya itu 20 persen disebabkan karena menular,” ujarnya.[]