SIGLI -- Setelah menjalani perawatan selama sepuluh hari di RSUZA Banda Aceh, Saudah, 65 tahun, warga Gampong Rungkom, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie yang kritis diparang…
SIGLI — Setelah menjalani perawatan selama sepuluh hari di RSUZA Banda Aceh, Saudah, 65 tahun, warga Gampong Rungkom, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie yang kritis diparang orang tak dikenal (OTK), akhirnya mengembuskan nafas terakhir pada Minggu malam, 22 Oktober 2017, sekira pukul 22:00 WIB. Jasadnya dikebumikan di kediaman anaknya di Krueng Raya, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.
Kabar duka tersebut disampaikan anaknya, Mustafa, kepada portalsatu.com, Senin, 23 Oktober 2017.
Namun, dia tidak banyak bercerita, hanya mengabarkan ibunya sudah meninggal dunia di RSU ZA. Benar, ibu saya sudah meninggal dunia di Rumah Sakit Banda Aceh, katanya singkat.
Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Syamsul didampingi Kapolsek Batee AKP Moch Aji ketika dikofirmasi portalsatu.com, membenarkan korban percobaan pembunuhan sudah meninggal dunia. Pihaknya ikut berduka dan terus melakukan pencarian terhadap pelaku tindak kekerasan yang membuat korban meninggal dunia.
Ketika ditanyakan, apakah indentitas pelaku sudah diketahui, Syamsul mengaku meski sudah mengarah siapa tersangkanya, namun, polisi masih terus mendalami dan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan saksi. Sejauh ini, kita masih mengumpukan bukti-bukti dan keterangan saksi untuk dapat mengungkapkan kasus yang menyebabkan Saudah meregang nyawa, terangnya.
Seperti diberita sebelumnya, seorang nenek warga Gampong Rungkom, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie, Saudah (65) ditemukan kritis dengan berlumuran darah di rangkang (balai) di luar rumahnya, Rabu, 11 Oktober 2017 sekira pukul 22:10 WIB.
Korban dengan luka bacok di muka, bahu, perut dan tangan nyaris putus langsung dilarikan ke RSU Chik Ditiro, Sigli dan dirujuk ke RSUZA Banda Aceh.
Dalam peristiwa belum diketahui motifnya itu, tidak ada barang korban yang hilang, korban mengalami luka kritis akibat sabetan parang di bagian perut, muka, bahu dan pergelangan tangan.[]