TERKINI
NEWS

Fadli Zon Dukung Irwandi Yusuf Hentikan Proyek IPAL

BANDA ACEH -- Tim pemantau khusus Dana Otsus Aceh, Papua, dan Jogjakarta dari DPR RI melakukan diskusi terbuka dengan Gubernur Aceh dan jajarannya, terkait sejumlah…

MHD SAIFULLAH Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 888×

BANDA ACEH — Tim pemantau khusus Dana Otsus Aceh, Papua, dan Jogjakarta dari DPR RI melakukan diskusi terbuka dengan Gubernur Aceh dan jajarannya, terkait sejumlah persoalan di Aceh. Pertemuan berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin, 23 Oktober 2017.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, salah satu anggota tim tersebut mengatakan, ada beberapa persoalan yang dibahas terkait regulasi dan dana Otsus, persoalan migas, dan proyek IPAL yang sedang menjadi perbincangan hangat saat ini.

Berbagai masukan dan aspirasi yang didapat dari berbagai pihak kata dia akan ditindaklanjuti di Jakarta melalui FGD atau pada komisi terkait.

“Khusus mengenai IPAL itu sudah konklusif seperti yang disampaikan oleh Gubernur, bahwa proyek ini harus dihentikan, dan ada kajian lebih mendalam karena ini menyangkut situs-situs sejarah, warisan budaya, dari kerajaan terdahulu dari Aceh,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan limbah ini bisa direlokasi ke tempat lain, “kami sangat mendukung apa yang telah disampaikan oleh Irwandi Yusuf tadi,” sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Irwandi Yusuf berkomitmen untuk menutup proyek IPAL tersebut, dan telah memerintahkan Wali Kota Banda Aceh untuk menghentikan proyek APBN tersebut.

“IPAL merupakan isu yang paling seksi saat ini di Aceh, saya telah perintahkan Wali Kota agar menghentikan, tapi ia tidak punya kuasa. Saya yakin IPAL akan dan harus kita hentikan, kita pilih tempat lain, Banda Aceh merupakan kota besar tapi tidak punya pembuangan limbah,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan Gampong Pande merupakan 'kecelakaan' sejarah, kalau IPAL dilanjutkan itu bisa celaka. “Di situ banyak makam kuno, banyak makam orang Turki yang pernah tinggal di situ, ke depan situs sejarah akan diberikan tanah untuk dipugar kembali,” kata Irwandi.

Amatan portalsatu.com, sejumlah anggota DPR RI hadir dalam diskusi tersebut, keturunan sultan Aceh dan jajaran Pemerintah Aceh.[]

MHD SAIFULLAH
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar