BANDA ACEH – Kepala Bappeda Aceh, Azhari Hasan mengemukakan, isu kemiskinan dan ketimpangan, serta penurunan tingkat pengangguran menjadi prioritas pertama dalam rencana pembangunan Aceh 2018.
Meskipun Pemerintah Aceh telah mengalokasikan dana sebesar Rp 921 miliar dalam rancangan anggaran 2018, tetapi itu tidak memberikan dampak langsung dalam menangani penurunan kemiskinan. Hal ini dikarenakan banyaknya data yang tidak valid sehingga menyebabkan bantuan tidak tepat sasaran.
“Karena selama ini beberapa skema penurunan kemiskinan ini cenderung tidak tepat sasaran. Pada saat ingin melakukan penurunan kemiskinan, sasarannya adalah orang-orang tidak miskin. Maka ini tidak akan menurunkan kemiskinan itu sendiri,” ungkapnya dalam konferensi pers 100 hari masa kerja, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Jumat, 13 Oktober 2017.
Penyaranan penggunaan data yang sudah dikeluarkan oleh BPS diungkapkannya agar penanggulangan kemiskinan lebih tepat sasar. Dia mengungkapkan, pada penanganan kemiskinan di periode sebelumnya banyak menggunakan data yang tidak valid.