LHOKSEUMAWE -- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unimal menyelenggarakan seminar kepemudaan di GOR ACC Cunda, Lhokseumawe, Selasa, 3 Oktober 2017. Kegiatan itu mengusung tema 'Mempertegas Keterlibatan…
LHOKSEUMAWE — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unimal menyelenggarakan seminar kepemudaan di GOR ACC Cunda, Lhokseumawe, Selasa, 3 Oktober 2017. Kegiatan itu mengusung tema 'Mempertegas Keterlibatan Pemuda Dalam Mewujudkan Cita-cita Membangun Peradaban Aceh'.
Acara ini dibuka Rektor Unimal Prof. Afridar dan menghadirkan pemateri yaitu Ketua KNPI Aceh Wahyu Saputra, Ketua HIPMI Aceh M Furqan Firmandez, dan akademisi Unimal Iskandar Zulkarnain yang pernah menjabat sebagai kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh.
“Kita ingin generasi muda dan mahasiswa sadar diri dan memahami jiwa kepemudaan. Di sini kita juga membahas tantangan pemuda Aceh ke depan dalam menghadapi problematika bangsa. Melalui kegiatan ini, kita harap kaum muda Aceh bisa memahami dan konsentrasi terhadap kepemudaan yang nantinya akan menjadi penerus generasi dalam membangun Aceh menuju lebih baik lagi,” ujar Ketua Panitia, Wahyu Saputra.
Ketua BEM Unimal Muslem Hamidi menyebutkan, seminar kepemudaan ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian sebagai pemuda Aceh yang bercita-cita membangun peradaban Aceh.
“Pemuda adalah tumpuan utama bangsa untuk perubahan, dan pemuda selalu berada di garda terdepan. Bahkan BJ. Habibie pun berkata, hanya anak muda sendirilah yang bisa diandalkan untuk membangun Indonesia, tidak mungkin kita mengharapkan dari bangsa lain,” ucap Muslem, melalui siaran pers kepada portalsatu.com, Rabu, 4 Oktober 2017.
Kata Muslem, ada lima karakter yang harus dimiliki pemuda untuk membawa perubahan bangsa ke arah yang lebih baik.
“Jika ingin negara maju, maka mulailah dari kita sebagai pemuda Indonesia untuk kritis terhadap situasi yang ada, artinya kaum muda wajib memiliki kepekaan melihat apa yang kurang dan bagaimana cara memperbaikinya. Pemuda harus berpikir positif, artinya setiap masalah bisa diselesaikan. Pemuda harus bertindak nyata, karena bangsa ini tidak akan maju apabila setiap ide yang kita miliki hanya tersimpan di kepala tanpa aksi yang nyata. Pemuda harus menularkan sikap positif pada lingkungan sekitar. Terakhir, pemuda harus selalu mau belajar dan berinovasi,” terang Muslem Hamidi.
Acara itu diikuti kalangan mahasiswa, pemuda, pihak OKP, ormas, instansi vertikal, Korem 011 Lilawangsa Lhokseumawe, Lanal Lhokseumawe, Polres Lhokseumawe, Polres Aceh Utara, instansi Pemko Lhokseumawe dan Pemkab Aceh Utara.[]