BANDA ACEH – Kondisi perekonomian dan kehidupan real rakyat Indonesia selama ini masih jauh dari harapan pendiri republik ini. Hal tersebut disampaikan Wakil Dewan Penasehat yang juga Ketua Badan Seleksi organisasi (BSO) DPP Partai Gerindra, Hasyim Djoyohadikusumo, di hadapan kader Gerindra Aceh di kantor DPD Gerindra Aceh, Lamteh Banda Aceh, Senin, 2 Oktober 2017.
“Indonesia adalah negara dengan kekayaan yang melimpah, tetapi rakyatnya masih jauh dari kesejahteraan dan ini paradok yang sangat besar,” kata Hasjim.
Putra dari begawan ekonomi Indonesia, Prof. Soemitro Djoyohadikusomo ini menyebutkan, kebocoran anggaran dalam tata kelola pemerintah yang tidak rapi dan pencurian kekayaan sumber daya alam oleh bangsa lain, serta korupsi yang merajalelala, membuat bangsa ini terus terpuruk dalam kemiskinan yang panjang tanpa akhir. Hashim turut merujuk data Badan Pusat Statistik terbaru yang menyebutkan, penduduk miskin di Indonesia mencapai 27,77 Juta orang (10,64 persen).