SUBULUSSALAM - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Subulussalam, Mustoliq mengatakan, sebanyak 18 nama Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulus seleksi lelang…
SUBULUSSALAM – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Subulussalam, Mustoliq mengatakan, sebanyak 18 nama Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulus seleksi lelang Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama eselon II sudah diserahkan kepada Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti.
“Sebanyak 18 nama yang lulus seleksi sudah kami serahkan kepada Pak Wali Kota,” kata Mustoliq kepada portalsatu.com, Selasa, 12 September 2017.
Mustoliq menjelaskan, 18 nama PNS yang lulus seleksi lelang jabatan tidak dipublikasikan termasuk memberitahu kepada yang bersangkutan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.
Dari 18 calon pejabat itu, hanya enam orang akan dipilih untuk mengisi jabatan kepala dinas di enam SKPK yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR); Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda); Inspektorat; Dinas Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Peternakan; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Nama-nama peserta yang lulus, harus dirahasiakan, dan ini diatur dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujarnya.
Mustoliq mengatakan, masing-masing JPT direkomendasikan tiga PNS yang lulus seleksi dikalikan enam JPT, total 18 PNS dari jumlah 28 peserta yang mengikuti seleksi setelah satu orang gugur karena melaksanakan ibadah haji yakni Usman Ali Cibro.
Mantan Camat Simpang Kiri itu menampik tudingan menyebutkan lelang JPT Pratama eselon II hanya seremonial saja karena hasilnya tidak disampaikan kepada publik, bahkan kepada peserta yang mengikuti seleksi.
“Justru kita khawatir jika dipublikasikan, misalnya dinas A tiga nama lulus langsung di-publish, mereka yang terobsesi jabatan bisa saja melakukan beragam cara. Jangan sampai terjadi Operasi Tangkap Tangan (OTT) seperti di Klaten, Jawa Tengah, ini yang kita takutkan,” kata Mustoliq.
Menurutnya, proses lelang jabatan ini berjalan sesuai aturan, BKPSDM telah menyerahkan nama-nama PNS yang lulus kepada Wali Kota Subulussalam, H. Merah Sakti untuk memilih calon kepala dinas yang dianggap mampu dan berkompeten.
“Karena itu hak prerogatif Pak Wali menentukan kepada siapa ia berikan amanah itu,” kata Mustoliq yang mengaku belum tahu kapan Wali Kota Merah Sakti akan melantik enam pejabat di enam SKPK yang dilelang tersebut.[]