LHOKSEUMAWE Akses server data Universitas Malikussaleh (Unimal) mulai pulih, Sabtu, 2 September 2017. Sebelumnya, hardisk server ikut terbakar saat api menghanguskan Gedung Biro Rektor Unimal di Kompleks Kampus Utama, Reuleut, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, 18 Agustus lalu.
Kepala Humas Unimal, Masriadi mengatakan, akses server data mulai pulih setelah dua pekan lebih tim Pusat Komputer (Puskom) memperbaiki dan mencatolkan server utama itu ke server sementara di bawah Jurusan Teknik Informatika (TI) Fakultas Teknik.
Masriadi menyebutkan, seluruh data digital dalam hardisk server Unimal yang terbakar itu berhasil diselamatkan. Artinya, data mahasiswa dan dosen yang ter-upload seluruhnya aman. Sedangkan untuk Sistem Informasi Akademik (SIA) saat ini dialihkan menggunakan mesin server milik Jurusan TI.
Dengan dihidupkannya server sementara itu, mahasiswa sudah bisa mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) secara online. Kami imbau agar mahasiswa yang sudah mengisi KRS manual, juga mengisi KRS online. Ini untuk memudahkan tim akademik memverifikasi data mata kuliah, ujar Masriadi melalui siaran pers.
Ia menyarankan mahasiswa baru meminta bantuan operator internet di masing-masing jurusan untuk memperoleh akun dan password sistem akademik online. Sehingga, mahasiswa baru juga bisa mengisi datanya ke sistem online Unimal, kata Masriadi.
Menurut Masriadi, meski sudah pulih, kapasitas server itu sangat terbatas. Disarankan mahasiswa mengisi KRS secepat mungkin karena jika lalu lintas datanya padat, bisa jadi ada mahasiswa yang tidak bisa mengisi ke sistem online. Jika kondisi ini terjadi, harap bersabar dan silakan mengulang kembali, ujarnya.
Ia mengatakan, kondisi itu terjadi karena kapasitas mesin server Jurusan TI sangat terbatas sehingga tak bisa menampung lalu lintas pengisian data dalam jumlah besar pada waktu bersamaan. Kata dia, kondisi server yang dibakar itu sudah tak bisa digunakan lagi. Beruntung backup data yang dimiliki Unimal masih utuh. Data ini di-backup satu bulan sekali, dan Alhamdulillah hasilnya bagus, kata Masriadi.