TERKINI
NEWS

Dua Pengemudi Mobil Cek-cok di SPBU, Berujung ke Polisi

BANDA ACEH -- Dua pengendara mobil bersitegang saat mengisi BBM di SPBU Kampung Mulia, Banda Aceh hingga berurusan dengan polisi akibat terjadinya lemparan botol minyak…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1K×

BANDA ACEH — Dua pengendara mobil bersitegang saat mengisi BBM di SPBU Kampung Mulia, Banda Aceh hingga berurusan dengan polisi akibat terjadinya lemparan botol minyak kayu putih.

Kapolsek Kuta Alam AKP Syukrif, saat dihubungi portalsatu.com, membenarkan kejadian tersebut.

“Namun yang terjadi bukan penembakan seperti dalam laporan yang beredar di pesan WhatsApp, tapi berupa pengrusakan dengan modus pelemparan kaca mobil yang menggunakan botol minyak kayu putih,” sebutnya, Jumat, 1 September 2017.

Menurutnya, korban atas nama Muzakir Awai, 47 tahun, pekerjaan wiraswasta, beralamat di Lorong Ilham Daya No. 09 Dusun Ghusrik Desa Gue Gajah Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar.

Pelaku atas nama Ziaul Haqqi, 20 tahun, ex pelajar, warga Gampông Cot Preh Kecamatan Kuta baro, korban dan pelaku merupakan warga sipil.

“Pelaku dan korban awalnya sempat diamankan di Polsek Kuta Alam, namun, pada malam itu juga keduanya diserahkan ke Polresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut,” katanya.

Kejadian tersebut terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 23:15 WIB, bertempat di simpang jalan Teungku di Blang Gp. Lampulo Kecamatan Kuta Alam.

Berdasarkan informasi yang diterima portalsatu.com, menyebutkan telah terjadi penembakan yang dilakukan Ziaul Haqqi yang mengendarai mobil Innova warna gold BL 547 JD, terhadap mobil Avanza warna hitam BL 970 LR,  mengenai kaca belakang mobil tersebut yang dikendarai oleh korban.

Kronologinya, sekitar pukul 23.00 WIB bertempat di SPBU Kampung Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, korban memasuki SPBU untuk mengisi bahan bakar dan pada saat itu pelaku ingin menyalip korban untuk dapat duluan mengisi BBM.

Tetapi pelaku tidak bisa menyalip dikarenakan hampir menyerempet mengenai mobil korban dan korban memperingati dengan mengetuk mobil pelaku agar tidak mengenai mobil korban.

Pelaku marah dengan mengeluarkan kata bernada menantang, (pane awakkah? Kapreh ke di ike nyan beh), orang mana kalian, tunggu di depan itu ya. Kemudian pelaku menunggu korban yang sedang mengisi BBM.

Setelah korban selesai mengisi BBM pelaku langsung mengejar korban hingga sampai di Gampông Lampulo, pelaku langsung memepet korban dan terdengar suara ledakan kecil dan suara kaca belakang pecah.

Korban awalnya menduga bahwa mobilnya ditembak oleh pelaku dan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kuta Alam guna membuat pengaduan.[]

Laporan Taufan Mustafa

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar