TERKINI
NEWS

Belasan Mahasiswi Baru Unimal Kesurupan di Islamic Center

LHOKSEUMAWE - Belasan mahasiswi baru Universitas Malikussaleh kesurupan saat mengikuti kegiatan Pengenalan Akademik Mahasiswa Baru (Pamaba) di Aula Islamic Center, Lhokseumawe, Selasa, 22 Agustus 2017,…

HENDRIK MEUKEK Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.4K×

LHOKSEUMAWE – Belasan mahasiswi baru Universitas Malikussaleh kesurupan saat mengikuti kegiatan Pengenalan Akademik Mahasiswa Baru (Pamaba) di Aula Islamic Center, Lhokseumawe, Selasa, 22 Agustus 2017, sekitar pukul 13.00 WIB. Diduga, para mahasiswi tidak mampu menahan hawa panas dan pengab dalam ruang tertutup tersebut.

Amatan portalsatu.com, sekitar pukul 14.30 WIB, sejumlah mahasiswi kesurupan dikeluarkan dari ruangan dan ditempatkan di depan kantin, di ruang Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama dan di lantai dua masjid. Sampai selesai acara sekitar pukul 15.30 WIB, para mahasiswi tersebut belum tertangani medis atau tenaga paranormal.

Sejumlah mahasiswa senior tampak kewalahan karena tidak mampu menangani para mahasiswi yang kemasukan roh halus tersebut. Akhirnya mahasiswi tersebut dibiarkan terbaring di lantai depan kantin Islamic Center.

“Kesurupan mulai terjadi saat masuk waktu Zuhur, mereka dibawa keluar aula. Kami juga tidak sanggup berada lama-lama karena sesak nafas, sangat pengap seperti tidak cukup oksigen. Kami belum lihat ada tenaga medis atau orang yang bisa sembuhkan kesurupan,” ujar seorang mahasiswi yang tidak mau disebutkan namanya.

Sementara itu, salah seorang mahasiswa senior, Muhammad menjelaskan, mahasiswa baru yang mengikuti Pamaba  berjumlah 3.400 orang, penanggung jawab kegiatan adalah para dosen. Kegiatan sudah berlangsung dua hari, dan sisa satu hari yakni pada Rabu 23 Agustus besok akan dilaksanakan di masing-masing fakultas.

“Di hari pertama juga ada yang pingsan dan kesurupan, tapi hari ini lebih banyak karena mereka terlalu lama berada di ruang lantai dasar. Memang ada AC dan kipas angin, karena terlalu banyak, jadi pengab,” jelas mahasiswa tingkat tiga itu.

Sementara itu, Panitia Pamaba Unimal 2017, Arif Rahman, S.H., kepada portalsatu.com mengaku pihaknya terpaksa menggunakan ruangan aula di lantasi dasar atas arahan pihak pengurus Islamic Center.

“Memang ruangan ini pengab dan tidak sesuai dengan kapastitas peserta Pamaba yang mencapai 3.470 mahasiswa. Tapi pemakaian ruang ini atas petunjuk pihak Islamic Center, kata mereka di ruang ini ada AC dan dibantu kipas angin,” jelas Arif.

Ia menyebutkan, semua mahasiswi yang pingsan atau mengalami kesurupan sudah mendapatkan penanganan medis dan dari pihak panitia. “Untuk mengantisipasi bertambahnya korban kesurupan, setelah waktu istirahat Zuhur, jumlah kipas angin di aula ditambah,” katanya.[]

HENDRIK MEUKEK
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar