LHOKSEUMAWE – Safwandi, tersangka pembakar gedung Biro Universitas Malikussaleh (Unimal) mengaku sudah lama merencanakan aksinya itu. Dia bahkan sudah mengetahui kontraknya tidak diperpanjang sejak setahun lalu.
Rencana membakar sudah lama, bahkan sejak setahun lalu. Saat itu dia mulai dipindahtugaskan ke luar daerah. Kenapa sekarang dilakukan, ya karena baru-baru ini pelaku mendapatkan surat SK kontrak kerjanya tidak diperpanjang lagi, kata Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha, Sabtu 19 Agustus 2017.
Budi mengatakan belum ada tanda-tanda motif lain dari aksi nekat mantan teknisi listrik di kampus Unimal itu. Hasil penyidikan sementara juga belum diketahui adanya tersangka lain dalam kasus ini.
Hasil sementara, dia melakukannya sendiri. Motifnya dendam dan sakit hati, bahkan ancaman akan membakar kampus sudah pernah dilontarkan di hadapan dua orang pejabat kampus, kata Budi.
Namun polisi terus mendalami perkara ini, termasuk mendatangkan Tim Puslabfor dari Polda Sumatera Utara untuk melakukan uji forensik di lokasi kejadian, Selasa, 22 Agustus 2017 mendatang. Nantinya hasil uji forensik akan dicocokkan dengan keterangan pelaku, sekaligus melengkapi berita cara pemeriksaan terhadap tersangka.
Tim Puslabfor akan tiba di Lhokseumawe Senin sore dan pagi Selasa mulai bekerja, katanya.
Safwandi juga diketahui kerap berkeluh kesah perihal tempatnya bekerja melalui akun Facebooknya. Seperti pada sebuah status yang diunggah 26 Maret 2016 lalu, dia menulis tidak terima dipecat karena alasan malas masuk kerja. Safwandi juga mencatat pernah tidak digaji selama enam bulan.
Saya gak terima ya Allah kalo alasan tidak masuk kerja jadi alasan saya disingkirkan….Ya Allah tunjukkan keadilan… keadilanMu yang maha benar….sebelum masalah datang.. saya masuk kerja gak pernah terlambat, Sabtu Minggu gak ada waktu libur buat saya dikarna saya selaku operator diaula…malam pun jadi….saya harus ada disaat ada kegiatan mahasiswa..bahkan dulunya gaji kami tidak dibayar selama enam bulan dimana keadilanmu wahai pejabat universitas…kalian emang sudah sangat egois….semoga Allah menyadarkan kalian…..