TERKINI
NEWS

Yusni Sabi: Media Harus Hindari Bahasa yang Berpotensi Menimbulkan Radikalisme

BANDA ACEH - Ketua Forum Koordinasi Pencegahaan Terorisme (FKPT) Aceh Prof. Yusni Sabi mengatakan, media massa dapat berperan mencegah pengaruh radikalisme dalam masyarakat. "Media dapat…

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 683×

BANDA ACEH – Ketua Forum Koordinasi Pencegahaan Terorisme (FKPT) Aceh Prof. Yusni Sabi mengatakan, media massa dapat berperan mencegah pengaruh radikalisme dalam masyarakat.

“Media dapat meminimalisir perilaku dan bahasa-bahasa yang dapat menimbukan radikalisme,” kata Yusni Sabi saat kunjungan ke Kantor Kompas TV, di Desa Meunasah Manyang, Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu, 9 Agustus 2017.

Yusni Sabi menyebutkan, khusus di Aceh, FKPT lebih kepada menghalau pengaruh radikalisme karena istilah teroris dinilai lebih keras dan tidak sesuai dengan Aceh.

“Radikal itu bisa muncul akibat suatu masalah, seperti pelayanan pemerintah yang buruk, ada korupsi, dan sampah di mana-mana,” kata Yusni.

Menurut Yusni, masalah radikal di Aceh adalah persoalan serius sebab permasalahan bangsa ini seringkali dikacaukan dengan paham-paham radikal yang bermuara pada teroris.

“Jadi, tolong jangan kaitkan radikal dan teroris ini dengan agama karena media dan tokoh agama harus mencari solusi. Damai kita ciptakan, dan konflik kita hindari,” ujar Yusni.

Hadir pada pertemuan tersebut Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, anggota Majelis Etik Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Willy Pramudya, pengurus FKPT Aceh Mukhlisuddin Ilyas. Sementara perwakilan Kompas TV, hadir Mohd. Din, Yarmen Dinamika, dan Arif Ramdan.[] (*sar)

SAFRIANDI A. ROSMANUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar