TERKINI
NEWS

Akademisi: Pencabutan UUPA Bisa Musnahkan Parlok di Aceh

BANDA ACEH - Akademisi Fakultas Hukum, Universitas Malikusaleh, Lhokseumawe, Arnita, S.H.,M.H, mengatakan pencabutan satu persatu pasal dalam UUPA sangat membahayakan kekhususan Aceh. Salah satunya adalah…

ADI GONDRONG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 1.4K×

BANDA ACEH – Akademisi Fakultas Hukum, Universitas Malikusaleh, Lhokseumawe, Arnita, S.H.,M.H, mengatakan pencabutan satu persatu pasal dalam UUPA sangat membahayakan kekhususan Aceh. Salah satunya adalah bisa menghilangkan Partai Lokal (Parlok) di Aceh. 

“Bukan tidak mungkin pasal yang mengatur tentang Partai Lokal (Parlok) akan dicabut juga,” ucap Arnita dalam diskusi terkait dengan UUPA di ruangan Banmus DPRA, Senin, 7 Agustus 2017. 

Hal itu dikatakannya karena proses pencabutan pasal-pasal dalam UUPA dinilai sangat sistematis. Menghilangkan pasal 56 dan 57 dalam UUPA sama dengan membubarkan lembaga KIP Aceh. Padahal KIP Aceh dan Paswalih Aceh adalah dua lembaga khas Aceh. 

Ia khawatir pencabutan dua pasal itu hanya menjadi testing water untuk menghilangkan kekhususan Aceh yang lainnya. Arnita juga khawatir jika hal ini tidak diperhatikan maka akan banyak kekhususan di Aceh yang bakal dicabut. 

“Dimana kekhususan kita, jika satu per satu pasal dalam UUPA dicabut. Bukan tak mungkin qanun syariah juga akan dicabut,” kata wanita yang sedang mengambil studi doktoral itu.[]

ADI GONDRONG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar