TERKINI
EKBIS

Muhajir Ibnu Marzuki: Bisnis Itik Menjanjikan

BANDA ACEH - Beternak itik merupakan bisnis yang menjanjikan. Itik pedaging banyak dibutuhkan di kedai makan. Begitu pula itik petelur. Kebutuhan telur asin tergolong besar…

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 2K×

BANDA ACEH – Beternak itik merupakan bisnis yang menjanjikan. Itik pedaging banyak dibutuhkan di kedai makan. Begitu pula itik petelur. Kebutuhan telur asin tergolong besar di Aceh.

Demikian kata pengusaha Muda, Muhajir Marzuki, di Banda Aceh, 30 Juli 2017.

Muhajir mengatakan, kebutuhan daging dan telur itik di Aceh sekarang belum mampu dipenuhi oleh peternak di Aceh. Tapi didatangkan dari luar.

Selain telur itik, kebutuhan lain seperti telur puyuh, juga didatangkan dari luar.

Untuk di Aceh, pakan itik mudah didapatkan. Misalnya dedak dan sayuran sisa dari pasar, sagu rumbia, dan lainnya.

Selain itu, itik bisa dilepaskan ke sawah setelah panen padi, untuk mencari padi sisa panen dan binatang kecil di sawah.

Selain itik, Muhajir juga menjalankan bisnis jualan sepatu di Jeuram dan Kawai XIV Aceh Barat, dan Banda Aceh.

“Di Nagan Raya, banyak masyarakat memelihara itik. Satu orang kadang ada yang memelihara sampai tujuh ratus ekor. Di sana juga, tiap rumah ada itik sekira dua puluh ekor,” kata Muhajir.

Selain itu, kata Muhajir, memelihara itik, dulu diperintahkan oleh sultan Aceh.

“Dalam Aceh Code (baca Aceh Kode), 21 pesan sultan, ada butir yang menyebutkan, beternak itik, ayam, dan unggas lainnya, sangat dianjurkan,” kata Muhajir, yang merupakan ketua Mapesa dari tahun 2013-2015.[]

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar