BANDA ACEH - Ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya meyakini wisata religi di Aceh akan memiliki daya tarik khusus, termasuk wisata makam-makam ulama…
BANDA ACEH – Ketua Komisi X DPR RI Teuku Riefky Harsya meyakini wisata religi di Aceh akan memiliki daya tarik khusus, termasuk wisata makam-makam ulama yang ada.
“Tinggal dibuatkan ceritanya, sejarah ulama Aceh. Bisa dalam bentuk buku maupun diangkat ke layar lebar tentang perjuangan mereka atau ulama di Aceh bahkan nusantara dalam memperjuangkan Islam,” kata Teuku Riefky Harsya di Banda Aceh, Minggu, 23 Juli 2017.
Kata Riefky, bila wisata religi ini dikembangkan secara benar, maka pengaruhnya akan menjadi besar, desa-desa wisata akan hidup karena kunjungan bukan cuma tertuju pada makam.
“Desa wisata saat ini sangat berkembang dan diminati,” ujar Riefky yang sedang menyelesaikan desertasi S3 tentang pengembangan desa wisata di ITB Bandung.
Riefky menyebutkan tentu untuk wisata alam tetap dilakukan, namun untuk saat ini yang dapat dilakukan secara “murah” adalah wisata religi.
“Wisata alam dan wisata religi dua hal yang berbeda. Wisata alam adalah wisata sederhana yang butuh investasi besar seperti mempersiapkan insfrastruktur dan lain-lain, sementara wisata religi berbeda lebih kepada niat,” kata Teuku Riefky.[]