TERKINI
EVENT

Turki Berikan Kewarganegaraan kepada Warga Maroko yang Terbunuh Kudeta 15 Juli

Kewarganegaraan akan memungkinkan keluarga korban untuk mendapatkan kesempatan seperti pekerjaan di lembaga negara, pendidikan bebas biaya kuliah.

LIPUTAN6 Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 528×

ANKARA – Turki memberikan kewarganegaraan kepada Jadoid Merroune, yang menjadi korban serangan tentara pengkudeta di Istanbul pada malam upaya kudeta yang dikalahkan oleh rakyat. Malam itu, Merroune melawan tank militer pengkudeta. Disiarkan worldbulletin.net.

Merroune, pemandu wisata Maroko berusia 32 tahun, adalah satu dari ribuan orang yang turun ke jalan pada tanggal 15 Juli 2016 di Istanbul setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan meminta orang-orang Turki untuk melawan usaha kudeta tersebut.

Dia kemudian dibunuh oleh tembakan tentara pengkudeta di dekat kantor penyiar negara bagian TRT di distrik Harbiye, Istanbul.

Pejabat pemerintah di Ankara, yang meminta tidak disebutkan namanya karena pembatasan berbicara dengan media, menyatakan bahwa Merroune akan diberi kewarganegaraan Turki untuk mengizinkan keluarganya mendapatkan keuntungan dari hak syahid di Turki.

Sumber tersebut mengatakan bahwa keluarganya sudah mendapatkan pembayaran bulanan dari pemerintah Turki sebagai bagian dari hak syahid karena mereka tidak harus menjadi warga negara Turki. Namun, kewarganegaraan akan memberi mereka kesempatan seperti pekerjaan di lembaga negara, pendidikan bebas biaya kuliah dan pinjaman perumahan tanpa bunga.

Pejabat Turki tidak memberikan rincian tentang prosedur atau jadwal.

Kudeta yang digagalkan oleh rakyat pada 15 Juli 2016 membuat 250 orang terbunuh dan hampir 2.200 orang terluka di Turki.[]

LIPUTAN6
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar