TERKINI
EVENT

Kata Al Chaidar Terkait Bom Kampung Melayu

LHOKSEUMAWE - Pengamat teroris, Al Chaidar, menduga kuat pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, adalah kelompok Jamaah Anshar Daulah (JAD). JAD merupakan…

HENDRIK MEUKEK Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 821×

LHOKSEUMAWE – Pengamat teroris, Al Chaidar, menduga kuat pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur, adalah kelompok Jamaah Anshar Daulah (JAD). JAD merupakan jaringan ISIS Asia Tenggara di bawah komando Amman Abdurrahman alias Oman, yang kini masih mendekam di penjara Nusa Kambangan.

Dosen Ilmu Politik Universitas Malikussaleh ini menilai sangat mudah untuk mengetahui siapa dalang di balik aksi bom di Kampung Melayu tersebut. Pasalnya dalam hitungan hari terjadi beberapa ledakan hebat, seperti di Manchester, Marawi dan yang terbaru di Kampung Melayu. Untuk Indonesia jaringannya adalah JAD.

“Ini adalah aksi yang sangat terencana oleh ISIS, kita bisa melihat aksi simultan yang terjadi dalam hitungan hari, seperti di Manchester, Marawi dan Kampung Melayu. Gerakan di Indonesia diatur oleh Amman di balik penjara,” kata Al Chaidar kepada portalsatu.com, Jumat, 26 Mei 2017.

Ia juga menerangkan, pola peledakan bom bunuh diri yang sama juga mudah ditebak, seperti penggunaan bom panci. Menurutnya, aksi tersebut jelas gerakan ISIS yang sasarannya di Indonesia adalah polisi. Mereka menganggap polisi sebagai musuh yang lebih mudah untuk dijadikan target teror.

Di sisi lain, Al Chaidar mengkritisi pengelolaan lembaga permasyarakatan yang buruk. Dia bahkan menyebut koruptif sehingga para narapidana teroris seperti Oman, sangat mudah menjalankan gerakannya dari balik penjara. Hal itu juga terbukti dengan munculnya sebuah video baiat anggota ISIS di dalam penjara.

Al Chaidar meyakini bila pemerintah lamban mengantisipasi, maka ke depan akan banyak muncul ledakan-ledakan serupa bom Thamrin dan Kampung Melayu. Tidak hanya menyasar kawasan pusat Jakarta, bahkan ke daerah-daerah seperti Aceh. Menurut Al Chaidar, saat ini ada tiga nama pentolan ISIS Aceh yang sedang diincar Tim Densus 88. “Salah satunya Abu Jundul,” katanya.[]

HENDRIK MEUKEK
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar